Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Buka Layanan Psikologi Gratis untuk Pelajar Sumatra dan Aceh

METROJATENG.COM, YOGYAKARTA – Respons kemanusiaan terus digencarkan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menyusul bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh. Tak hanya fokus pada penanganan fisik, rumah sakit ini juga membuka layanan pendampingan psikologi gratis bagi pelajar dan mahasiswa asal daerah terdampak yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Layanan tersebut disiapkan untuk membantu para pelajar dan mahasiswa yang mengalami tekanan mental, trauma, hingga gangguan emosional pascabencana. Bentuk pendampingan yang diberikan meliputi konsultasi psikologis, konseling individual, serta layanan psikologi lainnya yang dapat diakses tanpa dipungut biaya.

Manajemen RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menilai bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental para penyintas, khususnya generasi muda yang jauh dari keluarga dan daerah asalnya. Oleh karena itu, pendampingan psikologis menjadi salah satu fokus utama dalam upaya pemulihan menyeluruh.

Selain membuka layanan di Yogyakarta, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta juga mengirimkan tim kesehatan langsung ke wilayah terdampak di Aceh. Tim tersebut terdiri dari dokter, perawat, serta apoteker yang bertugas membuka posko layanan kesehatan guna membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis darurat maupun lanjutan.

Dukungan kemanusiaan juga diwujudkan melalui penghimpunan dana. Bersama RS PKU Muhammadiyah Gamping dan RS PKU Muhammadiyah Sleman, keluarga besar RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta melalui LAZISMU Kantor Layanan RS PKU Muhammadiyah berhasil menggalang dana sebesar Rp150 juta. Dana kemanusiaan tersebut akan dialokasikan untuk mendukung berbagai program penanganan bencana di Aceh dan Sumatra.

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr. Komar, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menjalankan misi kemanusiaan.

“Sejak awal berdiri, PKU membawa semangat menolong kesengsaraan umum, sebagaimana diajarkan Kiai Haji Ahmad Dahlan. Apa yang kami lakukan hari ini adalah kelanjutan dari nilai tersebut,” ungkapnya.

Melalui rangkaian aksi ini, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan Muhammadiyah yang tanggap, peduli, dan hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan, baik dalam pemulihan fisik maupun kesehatan mental.

Comments are closed.