Berbagai Program Dinpertan KP Banyumas di Tahun 2025 Lampaui Target, Dorong Kedaulatan Pangan Daerah
BERITA ADVETORIAL
METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Kabupaten Banyumas kembali membuktikan kinerjanya di tahun 2025. Sejumlah program strategis di sektor pangan dan pertanian mencatat capaian yang melampaui target, mulai dari ketersediaan pangan utama, peningkatan produksi hortikultura dan perkebunan, hingga penguatan prasarana pertanian dan jaringan irigasi.
Capaian ini tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh bidang di bawah kepemimpinan Kepala Dinpertan KP Banyumas, Arif Sukmo Buwono ST.MM, serta dukungan penuh dari Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono melalui berbagai kebijakan prioritas, termasuk program Trilas.
“Banyumas sudah menjadi salah satu lumbung pangan di Jawa Tengah. Dalam rapat di provinsi, kami kembali diminta untuk terus meningkatkan produksi pertanian, terutama beras dan jagung,” ujar Arif, Minggu (30/11/2025).
Ia menegaskan, meskipun anggaran tahun depan mengalami penurunan, performa sektor pertanian harus terus naik. Kolaborasi, sinergi, dan inovasi akan menjadi kunci untuk mengatasi berbagai tantangan, termasuk iklim ekstrem dan ancaman bencana.
“Banyumas juga dikenal sebagai penyedia pisang dan sayuran. Ini harus kita jaga, terlebih dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang meningkatkan kebutuhan berbagai komoditas lokal. Kemandirian kita perkuat, infrastrukturnya dibenahi, kelembagaannya diperkuat, distribusi diperbaiki. Dari peningkatan produksi menuju swasembada dan pada akhirnya kedaulatan pangan,” jelasnya.

Produksi Pertanian Melonjak di Tengah Cuaca Ekstrem
Tahun 2025 menjadi salah satu tahun paling menantang bagi petani akibat cuaca tidak menentu, ancaman banjir, dan longsor. Namun sektor pertanian Banyumas justru tumbuh lebih tinggi dari target.
Beberapa capaian utama antara lain:
-
Ketersediaan pangan utama (beras):
-
Target: 115,50 ton
-
Realisasi: 244,05 ton
-
Capaian renstra: 2,01%
-
-
Produksi hortikultura:
-
Target: 74.034,21 ton
-
Realisasi: 121.970,68 ton
-
Capaian renstra: 0,84%
-
-
Produksi perkebunan:
-
Target: 48.222,80 ton
-
Realisasi: 122.402,74 ton
-
Capaian renstra: 0,55%
-
-
Ketersediaan prasarana pertanian:
-
Target: 6,00
-
Realisasi: 6,25
-
-
Peningkatan sumber-sumber air:
-
Target: 0,06
-
Realisasi: 20,99
-
-
Rehabilitasi jaringan irigasi usaha tani:
-
Target: 4,00
-
Realisasi: 6,00
-
-
Pengembangan kawasan Pekarangan Pangan Lestari (P2L):
-
Target: 84,00
-
Realisasi: 85,43
-
Capaian ini menunjukkan bahwa adaptasi terhadap perubahan iklim di Banyumas semakin kuat, didukung oleh pemetaan kebutuhan, penguatan kelembagaan tani, serta pemanfaatan teknologi pertanian.
Inovasi SITANI dan SOLTANMAS Percepat Transformasi Pertanian Banyumas
Dinpertan KP Banyumas juga menghadirkan dua inovasi unggulan yang berperan besar dalam pengembangan sektor pertanian:
1. SITANI (Sistem Data Pertanian)
SITANI adalah database komoditas pertanian yang memuat data tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, sarpras, serta kelembagaan pertanian.
Tujuannya adalah menyediakan data lengkap, akurat, dan berkelanjutan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Saat ini, SITANI memasuki tahap penyempurnaan menu data.
2. SOLTANMAS (Solar Petani Banyumas)
Aplikasi khusus pengajuan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi untuk alat dan mesin pertanian.
Saat ini sudah tersedia dalam versi Android. Meski penerbitan rekomendasi BBM kini menggunakan aplikasi XStar BPH Migas, SOLTANMAS tetap dipakai untuk proses pengusulan awal.

Muda Tani Siapkan Masa Depan Pertanian Banyumas
Sadar bahwa regenerasi petani menjadi isu serius, Dinpertan KP menyiapkan program Muda Tani. Program ini merekrut generasi muda agar terjun ke dunia pertanian dengan pendekatan modern dan model agribisnis yang berkelanjutan.
Selain itu, Dinpertan KP juga menginisiasi Raperda Asuransi Hasil Pertanian sebagai bentuk perlindungan terhadap petani dari risiko gagal panen.
Program ini sejalan dengan visi Bupati Sadewo dalam memperkuat ketahanan ekonomi kerakyatan dan melahirkan petani-petani muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan capaian yang berhasil melampaui target di hampir seluruh lini, Banyumas semakin kokoh sebagai lumbung pangan di Jawa Tengah. Inovasi, regenerasi, dan penguatan produksi menjadi fondasi penting dalam perjalanan menuju kedaulatan pangan daerah.
Meski anggaran tahun mendatang lebih ketat, Dinpertan KP berkomitmen melanjutkan akselerasi kerja melalui data yang kuat, teknologi yang tepat, serta kolaborasi antarsektor. Di tengah dinamika cuaca dan tantangan global, Banyumas membuktikan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar target tahunan, tetapi gerakan bersama yang memastikan masa depan lebih aman, sehat, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Comments are closed.