Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pemkab Demak Rayakan HUT KORPRI ke-54 dengan Gerakan Pangan Murah, Wujud ASN Hadir untuk Rakyat

METROJATENG.COM, DEMAK – Suasana Desa Tridonorejo, Kecamatan Bonang, Kamis (13/11/2025), tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga berbondong-bondong datang ke lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Demak, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, dengan pelaksana teknis dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak.

Bupati Demak, Eisti’anah, yang hadir dan membuka secara resmi acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak yang berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama menjelang akhir tahun saat kebutuhan masyarakat meningkat.

“Gerakan pangan murah ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan ASN,” ujar Eisti’anah.

Ia menegaskan, semangat HUT KORPRI ke-54 tahun ini yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Dalam Mewujudkan Indonesia Maju” harus diimplementasikan melalui kerja nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar seremoni.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian KORPRI terhadap masyarakat. Menurutnya, ASN tidak hanya berperan dalam pelayanan administratif, tetapi juga harus aktif berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi lokal.

“Kegiatan ini adalah bukti bahwa ASN hadir bukan hanya di balik meja birokrasi, tapi juga di lapangan, bersama masyarakat,” tuturnya.

Sugiharto menjelaskan, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat menekan gejolak harga bahan pokok dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Produk yang dijual meliputi beras, minyak goreng, telur, gula, cabai, dan kebutuhan pokok lain dengan harga di bawah pasaran.

Dalam kesempatan itu, Bupati Eisti’anah juga mengingatkan agar masyarakat tidak memanfaatkan pasar murah untuk kepentingan pribadi atau memperjualbelikan kembali barang dengan keuntungan besar.

“Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap penyelenggara dapat mengawasi setiap stan agar penyalurannya tepat sasaran,” tegasnya.

Ia pun berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin, khususnya menjelang hari besar atau musim paceklik, sebagai langkah konkret pemerintah daerah menjaga daya beli masyarakat.

Gerakan Pangan Murah Serentak menjadi contoh nyata bahwa KORPRI tidak sekadar simbol birokrasi, melainkan garda depan pelayanan publik yang tanggap terhadap kebutuhan rakyat. Melalui sinergi dan aksi nyata, Pemkab Demak ingin memastikan bahwa semangat “ASN untuk masyarakat” benar-benar hidup di tengah warga.

Comments are closed.