Tommy: Yamaha WR 155R, Motor Nyaman di Segala Medan
METROJATENG.COM, SEMARANG- Apa jadinya jika ban tahu pada Yamaha WR 155R digunakan di jalur supermoto atau jalan beraspal? Bagi sebagian pengguna, hal itu mungkin terasa berisiko, apalagi untuk perjalanan jauh dengan medan campuran seperti aspal, paving, hingga cor beton. Namun, tidak demikian bagi Tommy, pengguna Yamaha WR 155R asal Mijen, Kota Semarang.
Bagi Tommy, kenyamanan dan keamanan berkendara bukan semata ditentukan oleh jenis ban, melainkan oleh performa dan karakter motornya sendiri.
“Mau pakai ban tahu atau ban supermoto di jalur aspal, tetap nyaman dan aman. Yang paling penting bagi saya adalah motornya, bukan jenis bannya,” ujar Tommy usai mengikuti kegiatan Sunmory Yamaha WR 155R yang finis di salah satu rumah makan seafood di kawasan Sumowono, Kabupaten Semarang, Minggu (9/11).
Kegiatan Sunmory WR 155R tersebut menempuh rute cukup panjang, mulai dari Yamaha FSS Semarang, Meteseh, Kedungmundu, Ungaran, Ambarawa, hingga finis di Area Gastrack Bantir, Sumowono.
Tommy mengaku, meski baru pertama kali bergabung dalam kegiatan riding komunitas WR 155R, dirinya sudah sering menggunakan motor kesayangannya itu untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata alam dan camping.
“Saya sering touring ke kawasan Si Kunir, Telomoyo, hingga Promosan. WR 155R ini sudah seperti teman setia saya di setiap perjalanan,” ujarnya sambil tersenyum sembari menunjuk motor WR 155R berwarna biru miliknya.
Bagi Tommy, Yamaha WR 155R adalah jaminan kenyamanan di segala medan.
“Baik di jalur berbatu seperti Medini menuju Promosan, maupun di jalan aspal mulus ke Dieng, rasanya tetap nyaman. Tidak ada kendala berarti. Jadi, buat saya WR 155R itu seperti motor serbaguna — nyaman di mana saja,” ungkapnya.
Tommy bahkan pernah melakukan solo touring dari Jambi ke Magelang seorang diri.
“Itu pengalaman paling gila. Sendirian dari Jambi ke Magelang, tapi WR nggak pernah rewel. Hebat banget motor ini,” tuturnya sambil tertawa.
Yamaha WR 155R: Dirancang untuk Semua Medan
Bill Gunawan, Chief DDS 3 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Jateng-DIY, menjelaskan bahwa apa yang dirasakan Tommy memang sesuai dengan karakter Yamaha WR 155R.
“WR 155R dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengendara di berbagai kondisi jalan. Baik harian maupun petualangan, motor ini mampu memberikan performa dan kenyamanan optimal,” jelasnya.
Mesin dan Performa
WR 155R dibekali mesin 155cc berteknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat tenaga tetap responsif di berbagai putaran mesin. Sistem pendingin cair menjaga suhu mesin tetap stabil, baik untuk pemakaian harian maupun di medan semi-off-road.
Motor ini menghasilkan daya maksimum 12,3 kW dan torsi 14,3 Nm, cukup bertenaga di kelasnya.
Rangka dan Suspensi
Mengusung rangka Semi Double Cradle, WR 155R memberikan kestabilan tinggi dan pengendalian presisi. Suspensi depan teleskopik berdiameter 41 mm dan monoshock belakang dengan preload adjustable membuat perjalanan di jalan bergelombang tetap nyaman.
Tinggi jok 880 mm dan jarak tanah 245 mm menegaskan karakter motor petualang sejati.
Fitur Unggulan
Speedometer LCD multifungsi: menampilkan odometer, trip meter, konsumsi BBM rata-rata, indikator transmisi, dan jam digital.
Tangki bahan bakar 8,1 liter: cukup untuk perjalanan menengah.
Ban dual purpose dengan rim aluminium: tangguh di medan campuran.
Rem cakram ganda (Wave Disc): daya pengereman lebih kuat dan stabil.
Lampu hazard: fitur keselamatan untuk kondisi darurat.
Jok YZ Stylish Seat: ergonomis dan sporty.
Motor Serbaguna bagi Petualang
Yamaha WR 155R cocok bagi pengendara yang membutuhkan motor tangguh untuk keperluan harian sekaligus petualangan ringan. Desain agresif, mesin efisien, serta fitur modern menjadikannya pilihan menarik di kelas dual purpose.
Satu hal yang perlu diperhatikan, tinggi joknya bisa terasa menantang bagi pengendara bertubuh pendek. Namun secara keseluruhan, WR 155R adalah motor yang menghadirkan kombinasi kekuatan, kenyamanan, dan gaya dalam satu paket.
“WR 155R bukan sekadar motor petualang, tapi teman perjalanan yang siap diajak ke mana saja,” tutup Bill Gunawan.(ris)
Comments are closed.