METROJATENG.COM, JEPARA – Pekan Madaris Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah 2025 resmi ditutup pada Minggu (12/10/2025), di Pondok Pesantren Walisongo Pecangaan, Jepara. Kegiatan yang digagas Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh perwakilan dari 22 kabupaten/kota se-Jateng.
Ketua panitia, Kiai Muhammad Alfan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan ajang perdana ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Tanpa kebersamaan panitia, official, dan seluruh kafilah, acara tidak akan berjalan lancar,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kiai Alfan juga memperkenalkan kampanye “Gerakan Ayo Ngaji di Madin NU”, yang ditandai dengan peluncuran logo resmi gerakan tersebut. Program ini diharapkan menjadi pemantik semangat santri dan masyarakat untuk kembali menghidupkan madrasah diniyyah (madin) sebagai pusat pendidikan agama tradisional.
Sementara itu, Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, KH Ahmad Fadlulloh Turmudzi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses. Terdapat 10 cabang lomba yang digelar, meliputi berbagai bidang keilmuan dan keterampilan santri antar madaris serta pesantren.
“Alhamdulillah, semua cabang lomba dapat terlaksana dengan baik. Ini berkat kerja keras panitia dan dukungan seluruh PC RMI se-Jawa Tengah,” tuturnya.
Gus Fad, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa Pekan Madaris bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana memperkuat ukhuwah antarpesantren dan menjaga keberlanjutan tradisi mengaji.
“Mari terus nguri-uri tradisi mengaji di madin dan pesantren. Kegiatan ini harus menjadi ruang belajar, bukan semata perlombaan,” pesannya.
Penutupan acara dilakukan secara resmi oleh Sekretaris RMI PBNU, Hj Hindun Anisah, yang mengapresiasi langkah RMI Jateng menginisiasi kegiatan ini.
“Saya sangat mengapresiasi RMI PWNU Jawa Tengah yang berhasil menggelar Pekan Madaris perdana. Dari sinilah kita rawat tradisi untuk mencetak generasi emas NU dan bangsa,” ungkapnya.
Ia juga menyatakan dukungan penuh agar kegiatan serupa dapat digelar di tingkat nasional. “Insyaallah, setelah ini kami akan mendorong agar Pekan Madaris bisa dilaksanakan di level nasional. Terima kasih kepada RMI Jateng atas langkah besarnya,” tegasnya.
Pada puncak acara, diumumkan RMI PCNU Kabupaten Jepara sebagai juara umum Pekan Madaris NU Jateng 2025, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 21/PW.04/A.II.01.09/12/10/2025. Kemenangan ini menutup rangkaian kegiatan dengan penuh kebanggaan dan semangat kebersamaan antar madaris di seluruh Jawa Tengah.
Comments are closed.