Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

UMKM Banyumas Kini Tersedia di Alfamart, Bupati: Peluang Pasar Semakin Terbuka

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Banyumas. Mulai hari ini, Selasa (23/9/2025), produk UMKM lokal resmi masuk ke rak-rak Alfamart. Launching dilakukan langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, di Alfamart Raya HR Boenyamin, Purwokerto Utara.

Kini, konsumen tak perlu repot mencari oleh-oleh khas Banyumas di tempat tertentu, karena beberapa produk UMKM sudah bisa ditemui di gerai Alfamart terdekat. Untuk tahap awal, ada lima produk lokal yang didominasi oleh makanan ringan.

Branch Manager Alfamart Tegal, Lilik Soehada, mengatakan pihaknya memang berkomitmen memberi ruang khusus untuk UMKM. Menariknya, space rak yang diberikan berada di lokasi strategis dan tanpa biaya alias gratis.

“Harapannya produk UMKM Banyumas makin mudah dijangkau konsumen dan mendapat sambutan positif,” ujar Lilik.

Caption Foto : Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono saat melounching produk UMKM Banyumas masuk Alfamart di Toko Alfamart Raya HR Bunyamin Jalan Prof. DR Boenyamin, Selasa (23/9/2025). (Foto : Hermiana E. Effendi).

Jangkau Pasar Lebih Luas

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, kesempatan ini menjadi jalan penting bagi pelaku UMKM agar bisa lebih dikenal luas.

“Produk yang bagus harus punya pasar. Dengan masuk ke Alfamart, UMKM Banyumas punya peluang lebih besar untuk berkembang,” kata Sadewo.

Sadewo juga menekankan bahwa masuknya produk UMKM ke jaringan ritel modern adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pihak swasta. Ia berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga UMKM lokal bisa naik kelas.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga UMKM tidak bisa maju tanpa dukungan pasar. Dengan Alfamart ikut memberi ruang, ini menjadi energi baru bagi pelaku usaha kita,” tambahnya.

Tak hanya itu, Bupati juga berpesan kepada pelaku UMKM agar menjaga kualitas produk. Menurutnya, masuk ke pasar ritel modern berarti pelaku usaha dituntut konsisten, baik dari sisi mutu, kemasan, maupun ketersediaan stok.

“Kalau produk sudah dipajang di rak Alfamart, otomatis harus siap dengan permintaan konsumen. Jangan sampai kesempatan besar ini hilang karena kita tidak mampu menjaga kualitas dan kontinuitas,” tegasnya.

Ke depan, Bupati berharap produk UMKM Banyumas tidak hanya berhenti di gerai Alfamart lokal, tetapi juga bisa menembus jaringan di luar daerah.

“Kalau bisa, produk kita jangan hanya dipasarkan di Banyumas. Semoga bisa meluas hingga ke luar wilayah, bahkan ke tingkat nasional,” tutupnya dengan optimistis.

Comments are closed.