METROJATENG.COM, BANDUNG- Untuk pertama kalinya, warga Desa Kanca, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, kini dapat beribadah di masjid yang layak tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Setelah puluhan tahun berjalan kaki sejauh 2–3 kilometer ke desa tetangga untuk sholat Jumat, kini Masjid Ar-Rahman berdiri megah berkat gotong royong warga serta dukungan donatur yang disalurkan melalui Insan Bumi Mandiri (IBM).
“Kami paling kesulitan untuk melaksanakan sholat Jumat karena tidak ada masjid di desa. Sekarang, dengan adanya Masjid Ar-Rahman, warga bisa beribadah lebih dekat,” ungkap Muksin, salah seorang warga Desa Kanca.
Proses pembangunan masjid tidaklah mudah. Keterbatasan dana dan kondisi lokasi di atas bukit menjadi tantangan besar. Bertahun-tahun warga hanya mampu mengumpulkan donasi dari hasil panen pertanian, jumlahnya pun terbatas karena musim kemarau panjang. Namun berkat bantuan masyarakat luas, pembangunan masjid akhirnya dapat diselesaikan.
“Pembangunan Masjid Ar-Rahman di Desa Kanca menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi warga, donatur, dan relawan mampu menghadirkan fasilitas ibadah yang telah lama dirindukan masyarakat. Kami berharap masjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus ruang kebersamaan warga,” ujar Sofian Hendrawan, Program Development Insan Bumi Mandiri.
Kini, selain digunakan untuk sholat berjamaah, Masjid Ar-Rahman juga menjadi pusat kegiatan sosial, mulai dari penyelenggaraan pernikahan hingga pertemuan warga. Kehadiran masjid ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat Desa Kanca.
Insan Bumi Mandiri menegaskan bahwa kebutuhan pembangunan fasilitas publik di desa-desa pedalaman Indonesia masih sangat besar. Karena itu, IBM terus mengajak masyarakat untuk bergotong royong membantu pembangunan sarana vital seperti rumah ibadah, sekolah, akses air bersih, dan fasilitas dasar lainnya demi meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat persaudaraan di berbagai wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).(ris)
Comments are closed.