Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

DPR Soroti Rp12 Triliun Raib Akibat Penyelundupan Benih Lobster, Dorong Budidaya Jadi Solusi

METROJATENG.COM, JAKARTA – Penyelundupan benih lobster kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro, menyampaikan keprihatinannya atas kerugian negara yang mencapai lebih dari Rp12 triliun per tahun akibat praktik ilegal tersebut.

“Selama larangan ekspor diberlakukan, justru negara tetangga menikmati hasilnya. Hampir 80 persen lobster yang mereka budidayakan itu asalnya dari laut kita. Ini bukti penyelundupan masih masif dan sangat merugikan bangsa,” ujar Darori.

Menurutnya, masalah ini bukan hanya menyangkut kerugian finansial, tetapi juga menghambat Indonesia tampil sebagai pemain besar di industri perikanan lobster dunia. Padahal, potensi laut Indonesia sangat besar untuk menopang budidaya komoditas bernilai tinggi ini.

Darori menilai, memperkuat budidaya lobster dalam negeri menjadi solusi strategis. Ia mencontohkan keberhasilan budidaya lobster di Batam yang terbukti mampu menghasilkan panen melimpah. “Model di Batam itu bisa jadi percontohan nasional. Kalau direplikasi di banyak daerah, masyarakat dapat untung lebih besar dan penyelundupan bisa ditekan,” tegas Legislator Gerindra dari dapil Jawa Tengah VII itu.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan anggaran yang memadai untuk riset, sarana produksi, hingga pemberdayaan nelayan. “Kalau serius dijalankan, kerugian negara bisa ditekan dan nelayan akan lebih sejahtera,” tambahnya.

Darori berharap program budidaya lobster dapat membawa Indonesia keluar dari lingkaran kerugian akibat penyelundupan sekaligus menjadikan lobster sebagai komoditas unggulan yang berdaya saing tinggi di pasar global.

Comments are closed.