Ayah Driver Ojol Korban Rantis Tuntut Keadilan
METROJATENG.COM, JAKARTA – Suasana haru masih menyelimuti keluarga besar almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Sang ayah, Zulkifli, dengan suara bergetar menyampaikan satu hal yang kini paling ia harapkan: keadilan untuk putranya.
“Kami tidak menuntut macam-macam, tidak ada gugatan hukum. Cukup keadilan saja. Yang salah harus diproses,” ucap Zulkifli.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mendatangi rumah duka dan berbicara langsung dengan keluarga Affan. Menurut Zulkifli, pertemuan itu memberinya sedikit harapan.
“Pak Kapolri bilang, semua jalur hukum akan dituntaskan. Tinggal kami pikirkan langkah selanjutnya,” ungkapnya.
Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, disaksikan kerabat dan rekan sesama pengemudi ojek online. Prosesi pemakaman berlangsung penuh isak tangis.
Di sisi lain, Polri bergerak cepat. Divisi Propam langsung mengamankan tujuh anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut. Kadiv Propam Irjen Abdul Karim memastikan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan ketujuhnya terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian.
“Mereka sudah ditempatkan khusus. Proses hukum dan etik akan berjalan sampai tuntas,” tegas Irjen Karim.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik. Banyak pihak mendesak agar Polri benar-benar transparan dalam mengusut tragedi yang merenggut nyawa Affan. Sementara keluarga hanya berharap, keadilan yang dijanjikan benar-benar terwujud, bukan sekadar ucapan penghibur di tengah duka.
Comments are closed.