METROJATENG.COM, SEMARANG – Kantung mata sering dianggap masalah sepele karena tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, bagi banyak orang, kantung mata bisa jadi “musuh” penampilan. Wajah yang semula segar bisa tampak lelah dan lebih tua hanya karena bengkak di bawah mata.
Dokter menjelaskan, kantung mata muncul akibat penumpukan cairan di area sekitar mata. Kondisi ini biasanya dipicu oleh melemahnya jaringan kulit dan otot penopang kelopak mata.
Kurang tidur adalah penyebab paling sering. Saat tubuh kekurangan istirahat, pembuluh darah di bawah kulit tipis mata melebar, menimbulkan warna gelap sekaligus memicu cairan menumpuk di sekitar mata.
Selain kurang tidur, ada beberapa faktor lain yang kerap luput dari perhatian, di antaranya:
-
Alergi
Reaksi alergi, terutama rinitis alergi, membuat hidung dan mata meradang. Akibatnya, mata menjadi berair, timbul lingkaran hitam, bahkan kantung mata. -
Penuaan
Proses alami ini membuat kulit di sekitar mata mengendur. Lemak yang tadinya menyangga bola mata bisa bergeser ke bawah sehingga terlihat bengkak. -
Pola makan buruk
Kekurangan cairan atau rendahnya asupan protein bisa memengaruhi area bawah mata, membuat wajah tampak kusam dan mudah terbentuk kantung. -
Stres
Saat stres, jaringan kulit melemah, termasuk di sekitar mata. Hasilnya, cairan lebih mudah menumpuk.
Selain itu, gaya hidup juga berperan besar. Kebiasaan merokok, konsumsi kafein berlebih, hingga sering minum alkohol terbukti bisa memperburuk kondisi kantung mata.
Bagi yang sering mengalaminya, menjaga pola tidur, minum cukup air, dan mengurangi stres bisa menjadi langkah sederhana untuk mencegah kantung mata semakin parah.
Comments are closed.