2.000 Warga Brebes Naik Kelas, Tinggalkan Bansos dan Mandiri
METROJATENG.COM, BREBES – Sebanyak 2.000 warga Brebes resmi “naik kelas” dan keluar dari daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka kini berdiri di atas kaki sendiri, meninggalkan bantuan sosial dan memilih hidup mandiri.
Wakil Menteri Sosial (Wamen) Agus Jabo Priyono, menyampaikan apresiasinya atas keberanian warga Brebes yang memilih keluar dari zona nyaman.
“Hari ini bapak-ibu lulus. Dari penerima bansos, kini berdaya dan berdikari,” ujarnya.
Dengan tema “Graduasi Sukses, Brebes Beres”, acara ini memecahkan rekor nasional sebagai graduasi PKH terbanyak di Indonesia. Agus menegaskan, pencapaian ini adalah bukti nyata pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengaku terharu melihat momen tersebut. “Ibu-ibu dari desa pakai toga wisuda, itu luar biasa. Mereka pahlawan contoh bagi daerah lain,” katanya.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menambahkan, keberhasilan ini membalik citra Brebes yang kerap disebut daerah miskin ekstrem. “Ini bukti masyarakat Brebes bisa sejahtera. Semoga lima tahun ke depan, Brebes benar-benar keluar dari garis kemiskinan,” ujarnya.
Dari ribuan lulusan PKH, 20 orang menerima penghargaan secara simbolis, sementara pendamping PKH dengan jumlah graduasi tertinggi juga mendapat apresiasi.
Brebes mungkin masih memiliki tantangan besar di bidang ekonomi, namun hari itu, ribuan warganya telah membuktikan: keluar dari bansos bukan akhir perjuangan, melainkan awal kebangkitan.
Comments are closed.