Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Waspadai Alergi Obat: Jangan Anggap Sepele, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat!

METROJATENG.COM, SEMARANG – Mengonsumsi obat saat sakit adalah hal yang lumrah. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua obat cocok untuk semua orang? Dalam beberapa kasus, obat justru bisa memicu reaksi alergi yang berbahaya. Alergi obat terjadi ketika sistem imun tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu dalam obat, menganggapnya sebagai ancaman.

Alergi obat adalah respons sistem kekebalan tubuh terhadap obat-obatan yang dianggap berbahaya, padahal sebenarnya tidak. Kondisi ini berbeda dari efek samping obat, karena melibatkan sistem imun secara langsung. Reaksi alergi bisa terjadi segera setelah mengonsumsi obat atau beberapa jam hingga hari setelahnya.

Gejalanya bisa ringan hingga berat, dan penting untuk segera dikenali agar tidak berujung fatal. Berikut adalah beberapa gejala umum:

  • Ruam kulit atau gatal-gatal

  • Pembengkakan wajah, bibir, atau lidah

  • Sesak napas atau napas berbunyi (wheezing)

  • Demam

  • Mual atau muntah

  • Anafilaksis, yaitu reaksi alergi parah yang bisa menyebabkan penurunan tekanan darah drastis, pingsan, bahkan kematian jika tidak ditangani segera.

Beberapa jenis obat yang umum menimbulkan alergi antara lain, antibiotik (terutama penisilin), obat antikejang, obat antiinflamasi nonsteroid (seperti ibuprofen), obat kemoterapi dan vaksin atau serum.

Langkah pencegahan dan penanganan :

  1. Catat riwayat alergi pribadi dan keluarga.

  2. Sampaikan ke dokter atau apoteker sebelum mendapat obat.

  3. Jangan minum obat tanpa resep, apalagi dari sumber tidak terpercaya.

  4. Gunakan gelang atau kartu identitas medis jika punya alergi berat.

Jika muncul gejala alergi, segera hentikan penggunaan obat dan temui dokter. Untuk reaksi ringan, dokter mungkin akan meresepkan antihistamin. Sedangkan untuk anafilaksis, perlu suntikan epinefrin dan perawatan medis darurat.

Comments are closed.