Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Perkuat Pembangunan Daerah, Setya Arinugroho Dorong Ormas Jadi Mitra Strategis Pemerintah

METROJATENG.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka pintu lebar bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ingin tumbuh dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Setya Arinugroho, dalam sebuah dialog parlemen yang membahas Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2022 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Menurut Setya, Jawa Tengah yang luas membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk ormas, sebagai perpanjangan tangan pemerintah di berbagai pelosok. “Ormas bisa hadir di wilayah-wilayah yang belum terjangkau langsung oleh pemerintah. Ini solusi konkret untuk mencegah ketimpangan pembangunan,” tuturnya.

Ia menekankan, kehadiran ormas di tengah masyarakat sangat penting, terutama dalam menjangkau akar rumput dan membantu mempercepat penanganan persoalan sosial, ekonomi, hingga lingkungan. “Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas. Pemerintah siap mendampingi, memfasilitasi, dan mengawasi agar ormas bisa berkembang dan memberikan dampak nyata,” katanya.

Caption Foto : Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Setya Arinugroho. (Foto : Dok. Tim Setya Ari).

 

Fondasi Hukum

Perda No. 3 Tahun 2022 menjadi fondasi hukum yang mendukung legalitas, tata kelola, serta pemberdayaan ormas di Jawa Tengah. Dengan regulasi ini, pendirian ormas menjadi lebih jelas dan terarah, sehingga keberadaannya tidak hanya diakui, tapi juga dilibatkan dalam menyukseskan program-program pembangunan daerah.

“Ini adalah kesempatan besar bagi masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh kekuatan sipil yang terorganisir untuk mengisi ruang-ruang kosong yang belum tersentuh. Ormas bisa menjadi solusi atas permasalahan lokal, sekaligus penggerak partisipasi warga,” tegas Setya Ari.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, ormas-ormas yang tumbuh dari semangat gotong royong masyarakat dapat menjadi mitra strategis pemerintah. Dengan semangat kolaboratif, Jawa Tengah bisa melangkah lebih cepat menuju pembangunan yang merata dan inklusif.

Comments are closed.