Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pemprov Jateng dan Baznas Renovasi 750 Rumah Tak Layak Huni, Harapan Baru bagi Warga Kurang Mampu

METROJATENG.COM, SEMARANG – Harapan baru hadir bagi ratusan keluarga kurang mampu di Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mulai menyalurkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada warga. Tak tanggung-tanggung, program ini menyasar 750 rumah sepanjang tahun.

Bantuan tahap pertama diberikan kepada 100 warga dari berbagai daerah. Masing-masing keluarga menerima Rp20 juta secara langsung di Kantor Baznas Jawa Tengah, yang akan digunakan untuk pembelian material bangunan. Harapannya, rumah-rumah mereka bisa berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat.

Ketua Baznas Jawa Tengah, Ahmad Darodji, menyebutkan bahwa program ini adalah wujud nyata peran Baznas dalam mendukung visi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk menyejahterakan masyarakat.

Kami ini ibarat tangan kirinya Gubernur. Tahun ini kami targetkan 750 unit rumah bisa dibantu. Ini bentuk gotong royong yang nyata, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menegaskan bahwa program ini menyasar daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Ini bukan hanya program bantuan rumah, tapi bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan. Kami menggandeng Baznas, APBD, hingga CSR perusahaan agar makin banyak yang terbantu,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Pemprov Jateng telah menyiapkan perbaikan 17.000 unit rumah melalui APBD, dan dengan tambahan dari Baznas dan mitra lainnya, ditargetkan mencapai lebih dari 26.000 unit rumah di tahun 2025.

Tidur Tak Lagi Waswas

Salah satu penerima bantuan, Wahyudi dari Klaten, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Selama bertahun-tahun, ia tinggal di rumah berdinding anyaman bambu, atap bocor, dan lantai tanah.

“Kalau hujan, saya tidak tenang di tempat kerja. Takut anak istri kenapa-kenapa karena rumah bocor dan dindingnya rapuh. Sekarang saya lega dan semangat kerja, karena rumah kami akan lebih aman, ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Comments are closed.