Minat Warga Tinggi, PGN Siapkan 59.990 Sambungan Jargas Baru di Surabaya-Gresik
METROJATENG.COM, SURABAYA – Bagi Sindy Wahyudi, urusan memasak kini tak lagi dibayangi kekhawatiran kehabisan gas. Warga Jojoran, Surabaya, itu sudah sekitar setahun menggunakan jaringan gas bumi (jargas) dan merasakan langsung kepraktisannya.
“Lebih murah dan praktis. Kami tidak lagi mengalami kebingungan karena kehabisan gas, terutama kalau malam hari. Selain itu, lebih safety,” ujar Sindy saat menghadiri City Gas Tour 2026 di Kota Lama Surabaya, Sabtu (12/9/2026).
Pengalaman seperti yang dirasakan Sindy menjadi salah satu alasan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas edukasi sekaligus jaringan gas bumi di Surabaya dan Gresik.
Pada periode 2025-2026, PGN menargetkan pengembangan jaringan yang dapat melayani sekitar 59.990 sambungan rumah (SR) di Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik.
Respons masyarakat terhadap rencana tersebut pun cukup besar. Hingga Agustus 2026, PGN mencatat sekitar 36.000 formulir minat berlangganan atau permintaan pemasangan jaringan gas bumi dari masyarakat.
Area Head PGN Surabaya, Arief Nurrachman, mengatakan perluasan jargas dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi kepada warga juga terus dilakukan di wilayah yang masuk sasaran pembangunan.
“ Kami berharap seluruh masyarakat Kota Surabaya bisa menyambut gembira proses pengembangan jargas dan dapat berlangganan gas PGN. Mengingat gas bumi merupakan energi bersih, ramah lingkungan, efektif, dan efisien,” kata Arief.
Untuk tahun ini, pengembangan jaringan menyasar sejumlah kawasan di Surabaya, mulai dari Surabaya Timur, Surabaya Tengah, Surabaya Barat, hingga sebagian wilayah Surabaya Utara.
Saat ini, jumlah pengguna gas bumi PGN di Surabaya dan Gresik telah mencapai sekitar 61.000 pelanggan. Angka tersebut mencakup pelanggan rumah tangga, komersial, maupun industri.
Energi 24 Jam Non Stop
General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III, Hedi Hedianto, mengatakan City Gas Tour menjadi bagian dari strategi PGN untuk mengenalkan GasKita lebih luas kepada masyarakat.
“City Gas Tour adalah ikhtiar kami untuk terus mempromosikan dan mengenalkan GasKita kepada masyarakat. GasKita merupakan penyaluran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di perumahan-perumahan dan usaha kecil yang ada di wilayah operasional PGN,” ujarnya.
Menurut Hedi, salah satu keunggulan gas bumi adalah ketersediaannya yang dapat dimanfaatkan selama 24 jam. Masyarakat juga tidak perlu bergantung pada ketersediaan tabung LPG.
“Gas bumi adalah energi bersih yang tersedia 24 jam. Energi ini berasal dari bumi Indonesia sendiri, tidak impor, dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya maupun wilayah lainnya,” katanya.
Selain memperkenalkan manfaat gas bumi, City Gas Tour juga dimanfaatkan PGN untuk memberikan edukasi mengenai keamanan dan keselamatan penggunaan gas bumi. Masyarakat juga diajak menjaga infrastruktur jargas yang berada di lingkungan tempat tinggal.
Edukasi tersebut menyasar berbagai kelompok pengguna, mulai rumah tangga, sektor komersial, UMKM hingga industri.
Berbeda dari sosialisasi konvensional, City Gas Tour dikemas melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan komunitas.
Di Kota Lama Surabaya, warga mengikuti Fun Run, Pound Fit, lomba joget India hingga menikmati bazar makanan. Fun Run Night menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dengan hampir 500 peserta dari berbagai komunitas, termasuk komunitas Mandarin dan Bollywood.
Bagi PGN, pendekatan tersebut menjadi cara untuk menyampaikan pesan mengenai gas bumi dengan suasana yang lebih santai dan dekat dengan masyarakat.
Maria, warga Rungkut Menanggal Harapan, Surabaya, mengatakan penggunaan gas bumi membuat aktivitas rumah tangga terasa lebih nyaman.
“Menggunakan gas bumi sangat nyaman, praktis, aman, dan ekonomis. Yang paling penting, sebagai pengguna kita tidak was-was kehabisan gas, apalagi saat malam hari,” tuturnya.
Rangkaian City Gas Tour 2026 di Jawa Timur digelar di empat wilayah, yakni Surabaya, Bojonegoro, Sidoarjo, dan Probolinggo. Setelah sebelumnya hadir di Sidoarjo dan Probolinggo, kegiatan di Surabaya menjadi bagian dari rangkaian sebelum dilanjutkan ke Bojonegoro.
Melalui kegiatan tersebut, PGN berharap edukasi mengenai manfaat dan keselamatan gas bumi semakin luas, sekaligus mendorong masyarakat menyambut pengembangan jaringan gas bumi di wilayahnya. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.