Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Sensus Pertanian 2023, Unit Usaha Pertanian dan RTUP di Jateng Menurun

0

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan, berdasarkan hasil sensus pertanian 2023 (ST 2023) tahap 1, jumlah Unit Usaha Pertanian serta Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) mengalami penurunan dibandingkan hasil sensus 10 tahun lalu. Hal tersebut akibat minimnya regenerasi petani serta perkembangan industri pengolahan yang tak terbendung.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dr Dadang Hardiwan S.Si.MSi menyampaikan, jumlah usaha pertanian pada ST 2013 sebanyak 5.031.033, sedangkan pada ST 2023 sekarang ini jumlahnya berkurang menjadi 4.366.317. Begitu pula untuk RTUP yang menurun 1,68 persen.

“Tidak bisa dipungkiri industri pengolahan berkembang pesat di Jateng, sehingga peran industri pengolahan lebih dominan. Di sisi lain, regenerasi petani seperti terhenti, belum lagi adanya alih fungsi lahan”, terangnya di acara press conference diseminasi hasil sensus pertanian di Hotel Karlita Purwokerto, Senin (4/12/2023).

Dalam paparannya Dadang menyatakan, jumlah usaha pertanian hasil ST 2023 sebanyak 29.360.833 unit, turun sebanyak 2,35 juta unit atau 7,42 persen dibandingkan dengan tahun 2013 sebanyak 31.715.486 unit. Sedangkan untuk usaha pertanian perorangan (UTP) sebanyak 29.342.202 unit, turun sebanyak 2,36 juta unit atau 7,45 persen dari tahun 2013 sebanyak 31.705.295 unit.

Untuk perusahaan pertanian berbadan hukum (UPB) sebanyak 5.705 unit, naik 35,54 persen dari tahun 2013 sebanyak 4.209 unit. Begitu pula untuk usaha pertanian lainnya (UTL), tahun 2023 sebanyak 12.926 unit, naik 116,68 persen dari tahun 2013 sebanyak 5.982 unit.

Beralih Wisata

Koordinator Fungsi Statistik Produksi BPS Jateng, Sri Diastuti menambahkan,  seiring perkembangan zaman, banyak area pertanian yang berubah fungsi menjadi tempat wisata. Namun, titik beratnya bukan lagi pada budidaya pertanian, tetapi lebih kepada kuliner, tempat-tempat yang indah dan sejenisnya.

“Dari sisi minat, generasi muda kita juga kurang tertarik terhadap sektor pertanian. Banyak wilayah di Jateng yang dari sisi potensi wisata lebih menarik, hingga bermunculan tempat wisata baru berbasis pertanian”, tuturnya.

Sebagaimana diketahui, sensus pertanian 2023 ini bertujuan untuk penyediaan data mengenai struktur pertanian nasional, menyediakan kerangka sampai pertanian yang mutakhir serta sebagai tolak ukur dan rekonsiliasi statistik pertanian. Cakupan subsektor meliputi tanaman pangan, hortikutura, perkebunan, pertanian, perikanan, kehutanan serta jasa pertanian.

Leave A Reply

Your email address will not be published.