Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

DJP Jateng I Gandeng ITB Semarang Jalin Kerja Sama Tax Center

0

METROJATENG.COM, SEMARANG – Kantor wilayah (Kanwil)  Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah I, menjalin kerja sama terkait tax center dengan ITB Semarang. Kerjasama ini dilakukan  untuk mewujudukan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam memenuhi kewajiban di bidang perpajakan, khususnya di lingkungan kampus.

Penandatanganan kerjasama  tentang Tax Center dilakukan Kepala Kanwil DJP Jateng I , Ir. Max Darmawan, M.Tax dan Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang, Prof. Dr. Y. Sutomo, M.M. Senin (/10/2023),  di Aula ITB Semarang. 

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Pengelola Tax Center Nyoman Sri Padmini,S.E., M.M., CTT., CTA, para dosen ITB Semarang, serta 96 mahasiswa ITB Semarang. Sedangkan dari  Kanwil DJP Jawa Tengah I,  Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Bayu Setiawan dan Kepala Seksi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Yahya Ponco Aprianto. turut hadir mendampingi Ka Kanwil.

Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang, Prof. Dr. Y. Sutomo, M.M. mengungkapkan maksud dan tujuan dari adanya kerja sama tax center antara  Kanwil DJP Jawa Tengah I dan ITB Semarang.  adalah sebagai landasan untuk melakukan penyampaian informasi kepada civitas akademika baik kepada dosen maupun seluruh mahasiswa agar dapat mengetahui hal yang berkaitan dengan perpajakan

“Tujuan kerja sama ini adalah untuk mewujudukan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam memenuhi kewajiban di bidang perpajakan, khususnya dilingkungan kampus” tambah Sutomo.

Ditamvahkan Direktorat Jenderal Pajak terus membantu masyarakat khususnya dalam hal memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban perpajakan, termasuk edukasi perpajakan setelah kegiatan penandatangan kerja sama ini.

“Atas kesediaan tim Kanwil DJP Jawa Tengah I hadir disini kami ucapkan terima kasih, mudah-mudahan ilmu yang disampaikan dapat kita lakukan dan terapkan, sehingga mahasiswa dan mahasiswi serta seluruh dosen mengerti bahwa pajak adalah sesuatu yang utama dan harus diutamakan,” ungkap Sutomo.

 Menurutnya dengan  penandatanganan kerja sama ini, diharapkan dapat bermanfaat  dan memberikan daya dukung bagi DJP  untuk memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa. 

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Ir. Max Darmawan M.Tax menyampaikan  pajak merupakan komponen paling penting dan paling besar menyumbang APBN lebih dari 80% penerimaan negara, namun kenyataannya pentingnya pajak belum sejalan dengan kesadaran masyarakat yang masih rendah.

Diakui Max,  Direktorat Jenderal Pajak alam melksanakan tugasbya tidak dapat berdiri sendiri. Kolaborasi atau kerja sama dengan pihak eksternal yang salah satunya adalah perguruan tinggi, sangat pebting agar sosialisasi tentang perpanjakan dapat diphami oleh masyarakat, termasuk.lingkungan kampus.

“Pembentukan tax center ini, menjadi sebuah langkah awal untuk kita bisa menjalin kerja sama yang tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai perpajakan,” tambah Max Darmawan. yang memberikan edukasi perpajakan tentang Generasi Muda Sadar Pajak.

Menurutnya generasi milenial saat ini adalah calon generasi emas dimana pada tahun 2045 nanti, akan  berada di usia produktif dan diproyeksikan mendominasi sekitar 60% jumlah penduduk pada saat itu.

” Mari menjadi bagian dari wajib pajak masa depan yang patuh memenuhi kewajiban perpajakan,” ajak Max Darmawan.

Sebagaimana diketahui Institut Teknologi dan Bisnis menjadi perguruan tinggi ke-28 yang bekerja sama dengan Kanwil DJP Jawa Tengah I dalam hal pembentukan tax center. Tax center merupakan pusat informasi, pendidikan dan pelatihan perpajakan yang mempunyai peran signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap hak dan kewajiban perpajakannya, sehingga pada akhirnya dapat mewujudkan kemandirian bangsa. Beberapa kegiatan yang dapat diselenggarakan oleh Tax Center di antaranya adalah sosialisasi perpajakan, pelatihan di bidang perpajakan, konsultasi perpajakan di lingkungan civitas akademika dan masyarakat, serta kajian akademis atas peraturan perpajakan. (tya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.