Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

“Creativity Beyond Boundaries”, Dorong Kreativitas dan Produktivitas

*Kolaborasi EF & Kreaby

0

METROJATENG.COM, JAKARTA- Kreativitas dan inovasi merupakan isu penting dalam merespon berbagai tantangan agar dapat bertahan, terus berkembang dan mencapai kemajuan yang ditargetkan. Tidak ayal, sumber daya manusia kreatif, inovatif dan berdaya saing semakin dibutuhkan, terutama pada generasi muda yang berperan besar terhadap pembangunan dan perekonomian negeri ini.

Afan Suryadi, Country Director EF Kids & Teens Indonesia mengatakan, “Selaras dengan komitmen EF untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya generasi muda Indonesia, EF Kids & Teens berkolaborasi dengan Kreaby guna mewadahi beragam keunikan dan perspektif menjadi sebuah karya. Kolaborasi yang kami beri tajuk, “Creativity Beyond Boundaries”, memberikan ruang kebebasan untuk berkreasi dengan seni melalui kreativitas inklusif yang mendorong produktivitas.”

Dalam laporan indeks tahunan yang meninjau kinerja inovasi di bidang ekonomi termasuk di dalamnya laju pertumbuhan produktivitas lebih dari 130 negara di dunia menyebut, peringkat Indonesia di bidang inovasi sepanjang tahun 2022 jauh berada di bawah negara-negara dengan ekonomi menengah di Asia Tenggara lainnya. Meski begitu, laporan yang dirilis salah satu badan khusus PBB yang berfokus pada kreativitas dan perlindungan kekayaan intelektual ini juga mencatat Indonesia masuk dalam kategori negara dengan perkembangan inovasi yang signifikan untuk tingkat perkembangan ekonominya.

Diketahui, pemerintah memprediksi Indonesia di tahun 2030 – 2040 akan memiliki bonus demografi dengan proporsi lebih dari 60 persen adalah usia produktif. Untuk mewujudkan kekuatan ekonomi di era bonus demografi mendatang, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya melalui pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan generasi muda kreatif, tangguh, berkualitas dan inovasi yang berkelanjutan, optimis Indonesia mampu mengakselerasi percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai bidang. Salah satunya ekonomi kreatif sebagai pembangunan ekonomi berkelanjutan yang didasari kreativitas.

Amalia Yaksa Parijata, Marketing Director EF Kids & Teens menyampaikan bahwa Creativity Beyond Boundaries menjadi bagian program Marketing Campaign yang dilaksanakan di bawah payung program Corporate Social Responsibility (CSR) EF Kids & Teens Indonesia. “Ini adalah salah satu wujud dukungan dan apresiasi kami kepada para seniman muda kita yang tergabung dalam Kreaby. Selain karena kreativitasnya, kami juga sangat mengapresiasi kemampuan dan keberhasilan mereka melampaui berbagai batasan di tengah hambatan, mengubah tantangan jadi peluang.”

Hasil dari fase awal kolaborasi, EF bersama Kreaby merilis sekitar 3000 merchandise tumbler yang dibuat berdasarkan perspektif para seniman muda Kreaby meliputi Keken, Rama, Gary, Jeremy, Joey, dan Joshua. Tumbler berukuran 500 ml tersebut menampilkan karakter-karakter EF yang super lucu dan menggemaskan seperti Ben, Vic, Roddy, Mel, Kev, dan Zap. Tumbler unik ini diluncurkan dalam acara bincang-bincang yang dikemas menarik, berisi cerita-cerita inspiratif dan ragam perspektif tentang kreativitas. Peluncuran karya perdana EF dan Kreaby sekaligus menjadi simbolisasi peresmian kolaborasi Creativity Beyond Boundaries.

Menurut CEO & Managing Director of Kreaby Arani Aslama, kemauan dan motivasi tinggi untuk mencapai hasil yang baik tidak akan mampu terhalangi oleh keterbatasan. Karena keterbatasan justru mendorong seseorang jadi kreatif dan mampu melakukan apapun dengan lebih maksimal. “Studio kreatif Kreaby kami dirikan dengan misi menjadi ekosistem dan dukungan solid terhadap kreativitas tanpa batas. Karena kreativitas adalah soft skill yang perlu terus kita gali dan kembangkan sehingga dapat mengoptimalkan segala potensi serta memperkuat resiliensi bangsa ini.” Tuturnya.

“Di EF, kami pun terus mendorong kreativitas dan inovasi khususnya terkait pemutakhiran metode pembelajaran berkesinambungan. Dengan begitu setiap proses pembelajaran dan lingkungan belajar yang ada di EF selalu dapat mengikuti segala perkembangan yang ada dan menyesuaikan kebutuhan pendidikan di Indonesia. Dalam implementasinya, kami berhasil menerapkan pembelajaran dengan metode fun learning dengan efektif dan hasil yang optimal.” Tutup Amalia Yaksa Parijata.(ris)

Leave A Reply

Your email address will not be published.