Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Ayah, Ibu, dan Anak Tewas Diduga Diracun Anak Kedua

0 147

 

METROJATENG.COM, MAGELANG – Tiga orang terdiri suami- istri dan anak pertama tewas. Ketiganya  diduga meminum air teh serta es kopi yang bercampur racun, Senin(28/11) pagi di Dusun Prajenan Rt/Rw. 10/01 Desa/Kecamatab Mertoyudan Kabupaten Magelang .

Ketiga korban Abbas Ashar(58) serta istri Ny Heri Riyani(54) serta putrinya Dhea Chairunnisa (24). Ketiga korba ditemukan tergolek di kamar mandi yang berbeda di rumah.

Ketiga korban yang sebelumnya mengeluh pusing dan mual dikamar mandi ditemukan Dh(22), anak kedua pasangan suami istri Abbas dan Ny Heri Riyani.

Hal itu diungkapkan Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun kepada wartawan, Senin(28/11).

Ia menyebutkan Dh setelah melihat kondisi kedua orang tuanya dan kakak perempuannya memberitahu kepada saksi Ahmad,Agus yang masih ada hubungan keluarga serta saksi Sukoco. Ketiga korban yang kritis lalu dilarikan ke RS Merah Putih. Namun, sesampai di rumah sakit ketiga korban oleh petugas medis dinyatakan tidak bernyawa.

Peristiwa tragis yang memimpa satu keluarga membuat aparat Polres Magelang bekerja keras untuk mengungkapnya. Selain mengumpulkan barang bukti di sekitar lokasi kejadian, juga meminta keterangan beberapa orang saksi, termasuk Dh. Polisi yakin kematian satu keluarga itu tidak wajar akibat pembunuhan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap Dh terungkap hal yang mengejutkan. ia kepada penyidik mengaku telah mencampur minuman teh hangat dan es kopi diminum kedua orang tuanya serta kakak perempuannya dengan racun yang dibeli secara on line,” jelasnya.

Mengenai latar belakangan kenekadan Dh yang tega membunuh kedua orangtuanya dan kakak perempuannya, Dhea, pegawai PT. KAI Yogyakarta masih di dalami pihak Polres Magelang.

“Dh kini diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan morif Dh yang diduga tega meracuni keluarganya sendiri  masih dalan penyelidikan petugas, ” ujarnya. (Tya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.