Eri Palgunadi Raih Best CMO Award 2026, Inovasi dan Kedekatan dengan Komunitas Jadi Kunci JNE
METROJATENG.COM, JAKARTA – Strategi pemasaran yang mengedepankan inovasi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat mengantarkan Senior Vice President (SVP) Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, meraih penghargaan Best Chief Marketing Officer (CMO) Award 2026.
Eri dinobatkan sebagai Best CMO 2026 untuk kategori In Maintaining Market Share Through Continuous Innovations and Community Engagement pada sektor Logistics & Courier yang diselenggarakan Warta Ekonomi Group.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group, Muhamad Ihsan, kepada JNE yang diwakili Digital Media Section Head JNE, Gilang Anjar Rinaldy, dalam acara yang berlangsung di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Minggu (31/8).
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas strategi pemasaran JNE yang dinilai mampu mempertahankan posisi di tengah persaingan industri logistik yang terus berkembang, sekaligus menghadirkan inovasi dan membangun keterlibatan dengan pelanggan maupun komunitas.
Ajang Indonesia Best CMO Awards 2026 mengusung tema “Accelerating Business Through Intelligent Marketing and Digital Innovation”. Forum tersebut mempertemukan para pemimpin pemasaran, pelaku industri, dan penyedia teknologi untuk berbagi strategi dalam mendorong pertumbuhan bisnis melalui pemasaran cerdas dan inovasi digital.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari Business Impact & Growth Performance, Creativity & Strategic Marketing Excellence, Digital Transformation & Customer Centricity, hingga Brand Strength & Market Leadership, dengan periode penilaian sepanjang 2025 hingga 2026.
Bagi Eri, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bentuk apresiasi terhadap perjalanan panjang JNE dalam memberikan layanan kepada masyarakat selama lebih dari 35 tahun.
“Penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 ini dipersembahkan untuk JNE yang telah memberikan pelayanan lebih dari 35 tahun dengan ‘Bergerak Bersama’,” ujar Eri.
Menurut dia, perjalanan JNE selama lebih dari tiga dekade tidak terlepas dari komitmen perusahaan untuk ikut memperkuat sektor logistik sekaligus menggerakkan perekonomian nasional.
Komitmen tersebut, lanjut Eri, diwujudkan melalui strategi pemasaran yang terus dikembangkan agar tidak hanya mampu menjawab perubahan kebutuhan pelanggan, tetapi juga membuka peluang baru dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui semangat ‘Connecting Happiness’, JNE ingin memastikan bahwa setiap paket yang diantar bukan hanya sekadar barang, tetapi juga membawa kebahagiaan dan dampak positif bagi semua pihak,” katanya.
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan JNE melalui berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat dan komunitas. Strategi pemasaran tidak hanya diarahkan pada penguatan merek, tetapi juga diwujudkan dalam berbagai program yang memiliki dampak sosial dan ekonomi.
JNE antara lain aktif mendukung perkembangan UMKM dan komunitas kreatif, berkolaborasi dalam kegiatan seni dan musik, hingga memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga nasional.
Keterlibatan dengan berbagai komunitas tersebut menjadi bagian dari filosofi JNE, yakni Berbagi, Memberi, dan Menyantuni. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan sekaligus menciptakan ekosistem yang saling mendukung.
Di tengah perubahan perilaku konsumen dan semakin ketatnya persaingan industri logistik, pendekatan yang menggabungkan inovasi, teknologi, pengalaman pelanggan, dan keterlibatan komunitas menjadi semakin penting.
Penghargaan Best CMO Award 2026 pun menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap upaya tersebut. Bagi JNE, pemasaran tidak berhenti pada bagaimana sebuah merek dikenal masyarakat, tetapi bagaimana kehadirannya mampu menciptakan hubungan, peluang, dan manfaat yang lebih luas.
Melalui strategi yang terus berinovasi dan semangat Connecting Happiness, JNE menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama pelanggan, komunitas, dan masyarakat, sekaligus memperkuat perannya dalam perkembangan industri logistik Indonesia.(*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.