Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Berprestasi di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Buktikan Potensi Pembalap Muda di Ajang Asia-Pasifik

METROJATENG.COM, LOMBOK- Tim Yamaha Racing Indonesia kembali menunjukkan kualitas pembinaan pembalap muda dengan meraih hasil membanggakan pada seri ketiga R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 17-19 Juli 2026. Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan satu dekade Yamaha Sunday Race.

 

Tiga pembalap muda Yamaha Racing Indonesia, yakni Sabian Fathul Ilmi, Reynaldi Junior, dan M. Abid Ashar Musyafa, tampil kompetitif menghadapi para pebalap dari berbagai negara. Meski menghadapi persaingan ketat, dua di antaranya berhasil mengibarkan Merah Putih di podium.

 

Reynaldi Junior menjadi salah satu sorotan setelah tampil impresif dari posisi start ketujuh. Pebalap muda itu sukses finis di posisi kedua pada race pertama, kemudian melanjutkan performa konsisten dengan finis di urutan keenam pada race kedua.

 

Sementara itu, Sabian Fathul Ilmi yang menjalani satu musim penuh di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship juga menunjukkan perkembangan signifikan. Memulai balapan dari grid ke-10, Sabian finis keempat pada race pertama sebelum akhirnya merebut podium ketiga di race kedua. Tambahan poin tersebut mengangkat posisinya ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 58 poin.

 

Nasib berbeda dialami M. Abid Ashar Musyafa. Setelah tampil luar biasa pada sesi kualifikasi dengan merebut pole position, Abid mengalami kendala teknis yang membuatnya gagal menyelesaikan race pertama (DNF). Kondisi fisiknya yang menurun juga membuatnya tidak dapat mengikuti race kedua.

 

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan keikutsertaan para pembalap muda di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship merupakan bagian dari program pembinaan berjenjang menuju level internasional.

 

“Keikutsertaan di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship menjadi bagian dari pembinaan berjenjang kami untuk masa depan para pembalap muda. Hasil di Mandalika yang menuai podium merupakan pembuktian skill dan potensi berkelas internasional. Pengalaman ini sangat berharga untuk jadi pembelajaran agar terus maju mengejar prestasi,” ujar Wahyu.

 

Bagi Sabian Fathul Ilmi, podium di Mandalika menjadi motivasi untuk menghadapi tiga seri tersisa musim ini.

 

“Saya menikmati race di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Mandalika, bisa naik podium di Indonesia. Terima kasih atas dukungan dari supporter Indonesia. Saya akan berjuang pada tiga seri berikutnya di Motegi dan Buriram untuk meraih hasil lebih baik lagi,” katanya.

 

Reynaldi Junior juga mengaku bangga bisa langsung meraih podium dalam debutnya di kejuaraan Asia tersebut.

 

“Senang sekali bisa merasakan balapan di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Ini sangat berarti bagi saya untuk menambah pengalaman di kejuaraan Asia. Mendapatkan podium sudah mewujudkan target saya, ini prestasi yang tak terlupakan,” ungkap Reynaldi.

 

Sementara itu, M. Abid Ashar Musyafa memilih mengambil pelajaran positif dari hasil yang diraihnya di Mandalika.

 

“Start sudah bagus, tapi selanjutnya berjalan kurang baik bagi saya. Saya mengambil hasil ini dengan positif. Ini menjadi pelajaran untuk tetap semangat dan optimistis ke depannya,” ujarnya.

 

Dengan raihan podium di kandang sendiri, Yamaha Racing Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pembalap muda berbakat yang siap bersaing di level internasional. Seri berikutnya R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship akan berlangsung di Motegi, Jepang, dan Buriram, Thailand, yang menjadi kesempatan bagi para pembalap Indonesia untuk kembali mengukir prestasi.(ris)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.