Dua Pelajar Boyolali Tewas Tenggelam di Sungai Suden, Polisi Ingatkan Bahaya Bermain di Area Kedung
METROJATENG.COM, BOYOLALI — Dua pelajar di Boyolali meninggal dunia setelah tenggelam di Kedung Sungai Suden, Desa Jemowo, Kecamatan Tamansari, pada Jumat (5/12/2025) sore. Peristiwa tragis ini kembali membuka mata soal minimnya pengawasan dan tingginya risiko bermain di kawasan sungai berarus dalam.
Polsek Musuk menerima laporan dari perangkat desa setempat sekitar pukul 17.15 WIB. Kapolsubsektor Tamansari, Iptu Agus Pranoto, bersama tim SPK, Unit Reskrim, dan Unit Intelkam segera menuju lokasi.
Kedua korban berinisial AS (15) dan WES (14) diketahui datang ke sungai bersama empat temannya sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, keduanya semula hanya bermain di tepian kedung. Namun musibah terjadi ketika WES terpeleset saat mencuci tangan dan kaki di bibir kedung yang memiliki kedalaman hingga 2,5 meter. AS yang berusaha menolong justru ikut terseret ke dasar air.
Upaya penyelamatan secara spontan dilakukan oleh teman-teman korban. Mereka berenang dan mencoba menjangkau korban menggunakan sebatang kayu, namun derasnya air dan kedalaman kedung membuat proses itu sia-sia. Teriakan minta tolong akhirnya menarik perhatian warga sekitar. Seorang warga kemudian turun membantu pencarian hingga akhirnya kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Evakuasi dilakukan menuju Puskesmas Tamansari pada sekitar pukul 18.30 WIB. Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan dan kedua remaja tersebut meninggal akibat tenggelam.
Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut secara hukum maupun meminta autopsi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar sungai, mengingat banyak titik kedung yang memiliki kedalaman ekstrem dan membahayakan keselamatan.
Comments are closed.