METROJATENG.COM, SEMARANG – Bagi masyarakat yang memiliki kadar kolesterol tinggi, olahraga bukan sekadar aktivitas penunjang kesehatan, melainkan menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian penyakit. Sejumlah penelitian medis menunjukkan, gerakan olahraga tertentu mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan trigliserida yang berisiko memicu penyakit jantung.
Pakar kesehatan menyarankan, olahraga rutin minimal 30 menit setiap hari dapat memberikan dampak signifikan terhadap metabolisme tubuh. Bahkan, menurut penelitian dari Duke University Medical Center, latihan dengan intensitas tinggi lebih efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dibandingkan olahraga dengan intensitas sedang.
Lantas, olahraga apa saja yang paling direkomendasikan?
-
Jogging atau Lari Ringan
Aktivitas ini dinilai ampuh menjaga berat badan sekaligus membantu menurunkan kolesterol. Jogging jarak jauh dengan tempo ringan justru lebih efektif ketimbang lari cepat. -
Bersepeda
Pilihan terbaik bagi mereka yang memiliki masalah persendian. Gerakan mengayuh menguras energi hampir setara dengan jogging, namun lebih ramah bagi pinggul dan lutut. -
Berenang
Olahraga air ini disebut lebih unggul dibanding berjalan kaki dalam menurunkan kadar kolesterol LDL, khususnya pada kelompok usia 50 hingga 70 tahun. -
Angkat Beban
Penelitian membuktikan latihan ini membantu tubuh lebih cepat mengurangi LDL dalam darah. Kombinasi angkat beban dengan olahraga aerobik memberi hasil optimal untuk menurunkan lemak. -
Yoga
Selain memberi efek relaksasi, yoga terbukti mampu menurunkan kolesterol total serta meningkatkan kadar HDL, khususnya pada penderita diabetes. -
Skipping atau Lompat Tali
Olahraga intensitas tinggi ini membakar kalori lebih banyak dibanding jogging 30 menit, sehingga efektif membantu mengendalikan kolesterol.
Meski demikian, dokter tetap mengingatkan bahwa olahraga sebaiknya diimbangi pola makan sehat. Aktivitas fisik ringan mungkin tidak secara drastis menurunkan LDL atau meningkatkan HDL, tetapi terbukti mencegah lonjakan kolesterol.
Dengan disiplin menjalani gaya hidup sehat, risiko penyakit jantung dan stroke akibat kolesterol tinggi bisa ditekan secara signifikan.
Comments are closed.