Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Jelang Tahun Baru, PLN UP3 Purwokerto Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Parade Motor Listrik Gaungkan Zero Emisi di Banyumas

METROJATENG.COM, BANYUMAS –Menjelang Tahun Baru 2026, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto terus melakukan kampanye zero emission. Salah satunya dengan memberikan dukungan terhadap Parade Motor Listrik yang digelar Depo Pelita Sokaraja, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama mengedukasi masyarakat sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih dan target zero emission nasional tahun 2060.

General Manager PLN UP3 Purwokerto, Firman Raharja, menyampaikan bahwa parade motor listrik bukan sekadar ajang konvoi, melainkan sarana kampanye nyata untuk memperkenalkan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi masa depan yang ramah lingkungan. Ia menyebut para pengguna motor listrik sebagai rider senyap karena kendaraan ini minim kebisingan dan tidak menghasilkan emisi gas buang.

“PLN secara konsisten mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kendaraan listrik bukan hanya tren, tetapi kebutuhan masa depan,” ujar Firman.

Firman menambahkan, kekhawatiran masyarakat terkait daya jelajah dan baterai motor listrik sebenarnya dapat diantisipasi melalui perencanaan perjalanan. Dengan memanfaatkan trip planner, pengguna dapat mengetahui titik-titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) terdekat, baik untuk roda dua maupun roda empat.

Petugas Yantek, Ali Mustofa menambahkan, untuk kegiatan parade motor ini, pihaknya menyiapkan Unit Gardu Bergerak (UGB) hingga 250 KVA.

“Kita siagakan UGB 250 KVA untuk acara parade motor listrik Depo Pelita Sokaraja ini, jumlah pesertanya sendiri ada 63 sepeda motor listrik yang akan berkendara keliling Kota Purwokerto dan kembali lagi finish di Depo Pelita,” terangnya.

Saat ini, di wilayah kerja PLN UP3 Purwokerto telah tersedia 41 SPKL khusus sepeda motor listrik yang tersebar di empat kabupaten, serta 21 SPKL untuk kendaraan listrik roda empat. PLN juga membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha dan komunitas agar infrastruktur pengisian daya semakin mudah diakses masyarakat.

Dari sisi biaya, kendaraan listrik dinilai jauh lebih efisien. Dengan tarif listrik sekitar Rp2.500 per kWh, tingkat efisiensi motor listrik disebut bisa mencapai hingga 75 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak. Keunggulan tersebut diyakini akan mendorong minat masyarakat Purwokerto dan sekitarnya untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

“Kami mengapresiasi Depo Pelita Sokaraja yang turut aktif mengedukasi dan mengkampanyekan penggunaan motor listrik kepada masyarakat,” imbuh Firman.

Caption Foto : General Manager PLN UP3 Purwokerto, Firman Raharja, bersama dengan General Manager Depo Pelita, Herman Hutanto, serta Owner Depo Pelita, Fachrudin dan jajaran Polsek Sokaraja, berfoto bersama. Sabtu (27/12/2025). (Foto : Hermiana).

 

Dukung Program Pemerintah

Sementara itu, Owner Depo Pelita Purwokerto, Fachrudin, menegaskan bahwa kegiatan parade motor listrik merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menekan emisi karbon. Menurutnya, selain lebih hemat biaya operasional, motor listrik juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.

“Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga kontribusi untuk masa depan. Target zero emisi adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

Ia mengungkapkan, minat masyarakat Banyumas terhadap motor listrik terus mengalami peningkatan. Sepanjang 2024 hingga 2025, penjualan motor listrik di Depo Pelita rata-rata mencapai lima unit per bulan. Meski demikian, tantangan terbesar masih berkaitan dengan ketersediaan lokasi pengisian daya.

“Kami bersyukur mendapat dukungan PLN sehingga di lokasi kami tersedia fasilitas charger. Ini sangat membantu dan meningkatkan kepercayaan konsumen,” tambah Fachrudin.

Parade motor listrik ini diikuti puluhan anggota komunitas yang berkonvoi menyusuri sejumlah ruas jalan kota, menarik perhatian masyarakat dan menjadi bukti bahwa kendaraan listrik semakin diterima sebagai bagian dari gaya hidup modern.

Dengan semangat Tahun Baru 2026, PLN Purwokerto terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak transisi energi, mengajak masyarakat bersama-sama melangkah menuju transportasi bersih, hemat, dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih hijau.

Comments are closed.