Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Polri Mutasi 1.086 Personel, Perkuat Peran Polwan dan Struktur Pelayanan Publik

METROJATENG.COM, JAKARTA – Polri kembali melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi dan perwira menengah. Pada pertengahan Desember 2025, Polri menerbitkan lima Surat Telegram (ST) mutasi yang mencakup 1.086 personel, sebagai bagian dari strategi penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi ini tidak sekadar pergantian jabatan, melainkan langkah sistematis untuk memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan optimal. Rotasi tersebut juga ditujukan untuk menjawab dinamika tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.

“Rotasi dan promosi merupakan mekanisme pembinaan karier yang rutin dilakukan. Tujuannya agar organisasi tetap segar, profesional, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan tugas yang terus berkembang,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Dari total personel yang dimutasi, sebanyak 928 anggota Polri memperoleh promosi jabatan maupun penugasan setara. Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah jabatan Kapolda Nusa Tenggara Barat, yang kini diemban oleh Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si.

Mutasi kali ini juga menandai semakin kuatnya peran Polisi Wanita (Polwan) di level kepemimpinan. Sebanyak 35 Polwan tercatat menerima promosi, termasuk Brigjen Pol Dr. Sulastiana, S.IP., M.Si., yang dipercaya mengemban jabatan Wakapolda Papua Barat. Penunjukan ini menjadi simbol meningkatnya kepercayaan institusi terhadap kapasitas kepemimpinan Polwan di wilayah strategis.

Selain itu, 17 Polwan berpangkat Komisaris Besar Polisi mendapat amanah di jabatan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) di sejumlah Polda, mulai dari Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga berbagai wilayah di Sumatera dan Indonesia Timur.

Menurut Brigjen Pol Trunoyudo, penguatan Direktorat PPA dan PPO menjadi prioritas Polri dalam merespons meningkatnya perhatian publik terhadap isu kekerasan terhadap perempuan, anak, dan tindak pidana perdagangan orang. Penempatan Polwan di posisi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih empatik dan berorientasi pada korban.

Tak hanya di tingkat Polda, Polri juga menugaskan enam Polwan sebagai Kapolres di sejumlah daerah, antara lain Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir. Langkah ini mencerminkan komitmen Polri dalam mendorong kesetaraan kesempatan serta memperluas peran kepemimpinan Polwan di wilayah operasional.

Secara keseluruhan, mutasi Desember 2025 turut mencakup 50 personel dalam kategori khusus, 79 personel yang mengikuti pendidikan pengembangan, serta 11 personel yang memasuki masa purnatugas.

Comments are closed.