Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Luas Tanam Padi Capai 16 Ribu Hektare, Temanggung Optimistis Panen Melimpah

METROJATENG.COM, TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung menunjukkan optimisme tinggi dalam menjaga ketahanan pangan daerah pada musim tanam pertama (MT I) periode November 2025 hingga Maret 2026. Dari target luas tanam padi seluas 17.800 hektare, realisasi tanam hingga pertengahan Desember telah menembus angka lebih dari 16.000 hektare atau mendekati 90 persen dari target.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Djoko Budi Nuryanto, mengatakan penanaman padi tersebut tersebar merata di 20 kecamatan. Sejumlah wilayah menjadi sentra utama produksi, di antaranya Kecamatan Kedu, Ngadirejo, Kranggan, Pringsurat, Parakan, hingga Kecamatan Temanggung.

“Capaian ini menunjukkan kesiapan petani dan dukungan penyuluh di lapangan berjalan sangat baik. Kami optimistis target luas tanam musim ini dapat tercapai sesuai rencana,” kata Djoko.

Selain luasan tanam, pemilihan varietas unggul juga menjadi kunci peningkatan produktivitas. Djoko menyebut varietas Inpari 32 menjadi pilihan utama petani karena memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari daya hasil tinggi hingga ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit.

Varietas Inpari 32 merupakan hasil pengembangan dan adaptasi yang dilakukan oleh para penyuluh pertanian di Kecamatan Parakan. Padi ini dinilai cocok ditanam di wilayah dataran rendah hingga menengah, serta memiliki ketahanan terhadap hama wereng dan penyakit hawar daun bakteri.

“Keunggulan lain dari Inpari 32 adalah batangnya kuat sehingga tahan rebah, dengan masa tanam relatif singkat, sekitar 115 hingga 117 hari,” jelasnya.

Dari sisi produktivitas, Inpari 32 mampu menghasilkan panen sekitar 8 hingga 10 ton gabah per hektare. Tak hanya menguntungkan petani, beras yang dihasilkan juga masuk kategori premium dan memiliki cita rasa pulen yang disukai konsumen.

Dengan capaian luas tanam yang hampir memenuhi target serta penggunaan varietas unggul, Pemkab Temanggung berharap produksi padi musim tanam pertama ini mampu menjaga stabilitas pasokan beras daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Comments are closed.