Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Warga Bumiayu Terseret Arus Banjir, Ditemukan Meninggal Dunia

METROJATENG.COM, BREBES – Seorang warga Desa Kalierang Pendawa, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir pada Sabtu (8/11/2025) malam. Korban diketahui bernama Haikal Alfi (27), yang sempat dilaporkan hilang setelah tersengat listrik dan terbawa derasnya arus banjir.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, M. Abdullah, mengatakan pihaknya menerima laporan insiden tersebut dari petugas BPBD Brebes, Budi Sujatmiko, sekitar pukul 18.39 WIB. Dalam laporan disebutkan, korban awalnya hendak menengok rumah kakeknya yang juga berada di Desa Kalierang Pendawa.

Namun, di tengah perjalanan, Haikal diduga tersetrum aliran listrik yang terendam air dan seketika hanyut terbawa arus banjir. Mengetahui laporan tersebut, Basarnas segera menurunkan dua tim penyelamat, masing-masing dari Unit Siaga SAR Brebes dan Unit Siaga SAR Banyumas untuk melakukan pencarian.

“Tim langsung bergerak ke lokasi begitu menerima informasi. Pencarian dilakukan menyusuri aliran air di sekitar titik korban dilaporkan hilang,” jelas Abdullah, Minggu (9/11/2025).

Sekitar dua jam setelah pencarian dimulai, pada pukul 20.36 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 7°15’23.4″S 109°00’26.6″E, atau sekitar 90 meter dari lokasi awal kejadian.

“Korban segera dievakuasi ke RSUD Bumiayu untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Abdullah.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup pada malam yang sama, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Peristiwa ini menambah daftar dampak banjir yang melanda wilayah selatan Kabupaten Brebes sejak Sabtu sore akibat tingginya intensitas hujan. Pemerintah daerah bersama aparat gabungan terus melakukan penanganan darurat dan pemantauan di sejumlah titik rawan genangan untuk mencegah korban jiwa lanjutan.

Comments are closed.