Menembus Batas Negeri, 1.000 Dai Kemenag Sapa Pelosok Nusantara di 2025
METROJATENG.COM, JAKARTA – Membawa cahaya dakwah hingga ke pelosok negeri, Kementerian Agama (Kemenag) kembali menggelar Program Dai 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dengan skala yang lebih besar di tahun 2025. Sebanyak 1.000 dai dikirimkan ke 35 provinsi, menjangkau ribuan warga Muslim di wilayah yang selama ini sulit diakses layanan keagamaan—khususnya selama bulan suci Ramadan 1446 H.
Tak hanya sekadar menyampaikan ceramah, para dai terjun langsung membina masyarakat: dari tahsin Al-Qur’an kepada lebih dari 36.000 peserta lintas usia, hingga menghidupkan kembali aktivitas TPA/TPQ dan Majelis Taklim yang tersebar di pedalaman.
Data Kemenag mencatat, program ini berhasil menyentuh:
-
13.515 anak
-
8.031 remaja
-
9.222 ibu-ibu
-
5.524 bapak
-
7.947 kelompok Majelis Taklim
-
1.573 TPA/TPQ
-
2.031 masjid dan 1.072 musala
-
3.229 konsultasi keagamaan
-
4.856 ceramah dan pengajian, dengan total 52.031 jemaah
Misi besar di balik program ini, menurut Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, tidak hanya soal pengiriman dai. Tapi juga mencakup perluasan akses keagamaan, peningkatan kapasitas dai—termasuk peluang pelatihan di Timur Tengah, serta perbaikan tata kelola layanan dakwah.
“Kami ingin para dai tidak hanya piawai dalam menyampaikan pesan agama, tapi juga memiliki kemampuan manajerial untuk membina komunitas secara berkelanjutan,” ungkap Zayadi.
Namun, ia mengakui, tantangan masih mengadang. Durasi tugas yang singkat kerap menjadi kendala untuk membentuk dampak jangka panjang, dan cakupan wilayah pun masih terbatas. “Masih banyak daerah 3T yang belum tersentuh. Kami tengah mengevaluasi strategi untuk memperluas jangkauan program ini,” tegasnya.
Sejak diluncurkan pada 2022 dengan hanya 8 dai, program ini menunjukkan pertumbuhan pesat: 50 dai di 2023, 500 dai di 2024, dan kini menembus 1.000 dai di tahun 2025. Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai mitra strategis, termasuk BAZNAS, Dompet Dhuafa, Bank Syariah Indonesia, dan sejumlah pondok pesantren ternama.
Comments are closed.