Banyumas Ikuti Interview Penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik 2024
METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Kabupaten Banyumas mengikuti interview penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2024. Penilaian ini meliputi seluruh aspek, mulai dari regulasi, manajemen, pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik, sistem informasi, keamanan sistem informasi sampai dengan alur suatu data atau informasi.
Dalam paparannya, Pj Bupati Banyumas, Iwanuddin Iskandar memaparkan tentang arsitektur dan peta rencana SPBE, dimana Banyumas menggandeng pihak Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, sebagai tidak lanjut dari Keputusan Bupati nomor 046/311/Tahun 2023 tentang Arsitektur SPBE Kabupaten Banyumas. Selain itu, juga dilakukan monitoring ke perangkat daerah untuk penyelarasan referensi arsitektur SPBE.
“Kabupaten Banyumas juga bekerjasama dengan Pemerintah Korea Selatan melalui pihak ketiga, dalam pengembangan Smart City. Kolaborasi juga dilakukan Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo) Banyumas dengan Telkom University Purwokerto dalam pelatihan Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi dan Komunikasi (SDM TIK) di Dinkominfo. Kemudian sebagai upaya pengembangan ekosistem Smart City, kita juga menggelar Forum Smart City dengan mengundang para akademisi”, papar Pj Bupati, Selasa (22/10/2024).
Sementara itu, terkait audit internal TIK, Banyumas juga telah melaksanakannya. Kegiatan audit aplikasi dilakukan pada aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Kabupaten Banyumas (Sipanjimas). Sedangkan untuk audit infrastruktur, telah dilaksanakan pada Sistem Penghubung Layanan (SPL).

Satu Data
Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati juga menjelaskan tentang tata kelola data yang sudah satu data di Kabupaten Banyumas. Dengan tata kelola yang baik, maka dihasilkan data yang akurat, Mutahir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta memenuhi prinsip Satu Data Indonesia (SDI), guna mendukung perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan. Data ini mencakup data statistik, geospasial dan data lainnya.
Untuk data statistik, penyebarannya melalui portal Dimas Satria (https://dimassatria.banyumaskab.go.id) dan melalui Banyumas Open Data (https://data.banyumaskab.go.id). Sedangkan geospasial, penyebaran datanya melalui Geoportal Kabupaten Banyumas (http://geoportal.banyumaskab.go.id).
“Tahun 2024, Kabupaten Banyumas masuk 10 besar terbaik nasional penilaian tahap 1 Bhumandala Award, kategori kabupaten”, kata Iwannudin.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinkominfo Banyumas, Hendriarto Wigunawan ST.M.AP.MA menambahkan, seleksi SPBE ini dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang melibatkan asesor ekternal dari gabungan kalangan akademisi.
“Jika dilihat dari tahun sebelumnya, Tahun 2022 Banyumas mendapatkan nilai 2,6 dari skala 5, ini termasuk kategori baik paling bawah. Kemudain Tahun 2023, nilai Banyumas meningkat menjadi 3,39. Harapan kita, tahun ini kembali meningkat dan bisa masuk kategori sangat baik, yaitu minimal 3.51”, ungkapnya.
Hal tersebut sangat mungkin, sebab saat ini Kabupaten Banyumas sudah memiliki portal layanan yang terintegrasi, yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan, yaitu melalui portal http://satuportal.banyumaskab.go.id/. (ADV)
Comments are closed.