Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Puhua Charity Programme, Bangun Empati Siswa Saat Imlek Melalui Bakti Sosial

0

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Dalam semangat merawat keberagaman, Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan (Puhua School) terus melakukan tindakan nyata mewujudkan terjalinnya persatuan demi kedamaian hidup bagi sesama. Bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, Puhua School mengadakan Puhua Charity Programme yang mengajak siswa berbagi, serta membangun rasa empati melalui bakti sosial.

Koordinator program, Novi Setiawati mengatakan, seluruh warga sekolah terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari siswa Puhua seluruhnya, guru, karyawan, hingga orang tua murid. Dalam semangat bahu membahu dan gotong royong, sejak akhir Januari 2024 atau selama satu bulan sebelum kegiatan digelar, tim panitia sekolah menyebarkan kotak sumbangan untuk pengumpulan uang, hingga membuka (open donation) penerimaan barang, alat tulis, dan makanan di semua jenjang unit.

“Pada kegiatan ini kami mengangkat semangat persatuan dalam kebhinekaan untuk memberi teladan bagi siswa siswi Puhua dalam membangun empati, kepedulian, juga kasih dalam wujud nyata praktek gotong royong merawat keberagaman di Banyumas”, terangnya.

Hanya dalam waktu satu bulan, terkumpul uang hingga Rp 20 juta, ditambah beras sebanyak 245 kg, 113 liter minyak goreng, kipas angin, laptop, telepon genggam, lemari dokumen, susu, mie, gula, alat tulis dan masih banyak lagi lainnya. Selanjutnya, donasi yang terkumpul dibagikan kepada beberapa pesantren, sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Jadi pengumpulan uang seluruhnya dibelikan sejumlah barang yang telah masuk daftar kebutuhan pesantren dan akan dilaporkan kepada seluruh orang tua murid dan siswa secara terbuka setelah tersalurkan”, jelas Novi.

Caption Foto : Ketua Yayasan Putera Harapan Banyumas Bapak Yudi Sutanto Ph.D saat menyerahkan bantuan dari Puhua Charity Programme. (Foto : Dok, Puhua)

 

6 Pesantren

Saat ide berbagi ini tercetus, pihak sekolah mulai menyisir pesantren-pesantren yang akan menerima bantuan. Dari 15 pesantren, ada 6 pesantren terpilih yang menerima bantuan. Pihak panitia mengkonfirmasi kebutuhan dari 6 pesantren tersebut, mulai dari kebutuhan makanan, perlengkapan harian dan lainnya.

“Barang yang kita distribusikan sesuai dengan kebutuhan pesantren, sehingga bisa dimanfaatkan maksimal. Mulai dari kebutuhan makanan, perlengkapan harian seperti sabun mandi, deterjen dan lainnya, hingga kebutuhan barang seperti rak piring, kipas angin, dispenser, alat tulis sampai dengan laptop”, ucap Novi.

Kegiatan distribusi donasi ini dilaksanakan dua hari, yaitu Rabu (28/2/2024) dan hari ini, Kamis (29/2/2024). Dengan menggunakan mobil boks dan truk, rombongan Puhua School mengunjungi 4 pesantren di hari pertama dan 2 pesantren di hari kedua. Area pesantren terdistribusi meliputi pesantren yang terletak di wilayah Kalibagor, Sokaraja, Karanglewas, Purwokerto Timur, Kaliori dan Kedungwuluh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.