Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Agustina Tancap Gas Benahi Jalan Rusak di Semarang Barat–Ngaliyan, DPU Diterjunkan Perkuat Struktur Jalan

METROJATENG.COM, SEMARANG — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di sejumlah titik wilayah Semarang Barat hingga Ngaliyan. Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kini mulai melakukan perbaikan bertahap pada ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat tingginya lalu lintas kendaraan bertonase berat.

Salah satu titik prioritas penanganan berada di kawasan jembatan Panjangan yang mengalami kerusakan dan berlubang. Agustina menyebut proses perbaikan sudah mulai berjalan sejak pekan lalu dan ditargetkan berlangsung hingga 19 Juni 2026.

“Perbaikan sudah mulai dilakukan. Jembatan Panjangan menjadi salah satu fokus utama karena kondisinya memang perlu penanganan cepat,” kata Agustina.

Tak hanya di Panjangan, DPU juga melakukan penanganan di sejumlah ruas lain seperti kawasan Kalipancur, Jalan Kolonel R Warsito, hingga ruas jalan sekitar Islamic Center. Pemkot memprioritaskan titik-titik yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

Menurut Agustina, pola perbaikan kali ini dibuat lebih kuat dibanding metode sebelumnya. Jalan yang rusak tidak sekadar ditambal, tetapi dibongkar hingga lapisan dasar untuk kemudian diperkuat menggunakan trucuk dan lapisan penyangga sebelum kembali diaspal.

“Konsepnya bukan tambal sulam biasa. Struktur bawahnya ikut diperkuat supaya jalan lebih awet dan tidak cepat rusak lagi,” ujarnya.

Ia mengakui, kerusakan jalan di sejumlah wilayah dipicu tingginya mobilitas kendaraan berat dengan tonase melebihi kapasitas jalan. Karena itu, Pemkot juga akan melakukan evaluasi penanganan jangka panjang, termasuk kemungkinan betonisasi maupun overlay total pada beberapa ruas strategis.

Sementara itu, rencana perbaikan Jalan Pamularsih dipastikan batal dilakukan Pemkot Semarang karena status jalan tersebut kini menjadi jalan nasional sehingga kewenangannya berada di pemerintah pusat.

Pemkot berharap perbaikan bertahap yang tengah dilakukan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekaligus memperlancar arus transportasi di kawasan barat Kota Semarang. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.