METROJATENG.COM, SEMARANG – Investasi emas terus menjadi primadona di tengah ketidakpastian ekonomi global. Instrumen logam mulia ini dinilai mampu menjaga nilai kekayaan meskipun harga di pasar kerap berfluktuasi.
Di Indonesia, dua merek emas batangan paling populer adalah UBS dan Galeri 24. Keduanya sama-sama menawarkan kadar kemurnian 24 karat atau setara 99,99 persen, namun memiliki karakteristik berbeda yang membuat investor kerap membandingkan keduanya.
Asal Usul Produsen
UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta berbasis di Surabaya yang juga dikenal dengan produk perhiasan bermerek Venus dan Starshine. Sementara itu, Galeri 24 merupakan anak usaha PT Pegadaian (Persero) yang fokus pada layanan emas, pembiayaan, hingga gadai.
Harga dan Sertifikasi
Harga keduanya relatif kompetitif dengan selisih tipis. Namun, perbedaan mencolok terlihat pada sertifikasi. UBS menggunakan dua jenis sertifikat tergantung denominasi, sedangkan Galeri 24 sudah mengantongi standar SNI 8880 serta sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.
Pilihan dan Aksesibilitas
Baik UBS maupun Galeri 24 menawarkan denominasi emas beragam, mulai dari pecahan kecil hingga besar. Keduanya juga mudah diakses, baik melalui toko emas, marketplace, hingga pembelian resmi di Pegadaian. Investor pun bisa menjual kembali emas Galeri 24 melalui program buyback di gerai resminya.
Dengan berbagai keunggulan masing-masing, UBS dan Galeri 24 kini menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin berinvestasi emas. Meski begitu, para pakar tetap mengingatkan agar investor memantau dinamika harga emas secara berkala sebelum memutuskan membeli.
Comments are closed.