Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

CCEP Indonesia Ajak Masyarakat Tanam Pohon dan Buat Biopori

Dukung Kelestarian Sumber Daya Air

0

METROJATENG.COM, UNGARAN –Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia bersama masyarakat mengadakan seremoni kegiatan penanaman 1.200  bibit pohon buah unggulan dan pembuatan biopori yang juga bertepatan dengan Hari Hutan Internasional pada.

Lucia Karina, Public Affairs & Communications Sustainability (PACS) Director CCEP Indonesia, mengatakan kegiatan penanaman bibit pohon buah unggulan dilakukan secara gotong royong oleh perwakilan pemerintah, masyarakat, pelajar, dan CCEP Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan di  Desa Samban, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Ccepi juga mengajak masyarakat membuat 100 titik biopori sebagai upaya edukasi dalam memperingati Hari Air Sedunia pada Rabu, 22 Maret 2023.

Edukasi pelestarian air, merupakan bagian dari rencana keberlanjutan This is Forward, khususnya komitmen Coca-Cola Europacific Partners dalam pengelolaan dan menjaga sumber daya air untuk generasi mendatang. Inisiatif ini diharapkan dapat membangkitkan semangat masyarakat di daerah lain dalam melestarikan lingkungan tempat mereka tinggal. 

”Kita perlu mengubah cara kita menggunakan, mengkonsumsi, dan mengelola air dalam kehidupan kita sehari-hari, langkah kecil yang kita lakukan secara bersama dan berkelanjutan, akan memberi dampak yang besar” kata Lucia Karina.

Hal senada juga disampaikan oleh Maduri Kepala Desa Samban dalam pembukaan acara, bahwa alih fungsi lahan khususnya di Desa Samban untuk pemukiman dan kebutuhan industri meningkat setiap tahunnya. Diperlukan upaya pelestarian yang berkelanjutan agar sumber daya air tetap terjaga untuk dimanfaatkan oleh masyarakat di masa mendatang.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada CCEP Indonesia atas dukungan yang diberikan selama ini, dan berharap inisiatif ini juga dilakukan oleh perusahaan lainnya” ujarnya saat menutup acara.

Upaya pelestarian lingkungan melalui adopsi bibit pohon, merupakan bagian dari program Coca-Cola Forest yang telah berjalan sejak tahun 2016 lalu. Sekitar 10.000 bibit pohon telah diadopsi setiap tahunnya oleh masyarakat sebagai langkah penanggulangan bencana seperti tanah longsor, erosi, kekeringan dan kebakaran hutan. ”Komitmen seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan, karena dampaknya akan kita rasakan bersama untuk generasi penerus kita” kata Pujiharini, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Wilayah III. (tya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.