Ziarah Sunan Bayat, Wali Kota Ingatkan Pejabat Harus Andhap Asor

Kegiatan tahunan menjelang hari jadi Kota Semarang itu, rutin diselenggarakan guna menghormati Sunan Bayat sebagai Bupati Kedua Semarang.

 

SEMARANG – Seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-472 Kota Semarang yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2019 mendatang, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama jajaran Muspida dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, berziarah ke makam Sunan Pandanaran II atau yang lebih dikenal dengan Sunan Bayat, Kamis (11/4/2019).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama jajaran Muspida dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, berziarah ke makam Sunan Pandanaran II atau yang lebih dikenal dengan Sunan Bayat, Kamis (11/4/2019). (istimewa)

Rombongan berangkat berziarah di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten itu sekitar pukul 06.00 pagi. Kegiatan tahunan menjelang hari jadi Kota Semarang itu, rutin diselenggarakan guna menghormati Sunan Bayat sebagai Bupati Kedua Semarang.

Selain sebagai kepala pemerintahan, kala itu Sunan Bayat juga dihormati sebagai tokoh penyebar agama Islam. Tak hanya itu, dia dikenal sebagai tokoh besar yang mengembangkan budaya. “Maka mengingat besarnya figur Sunan Bayat bagi masyarakat Kota Semarang, selain sebagai wujud penghormatan terhadap salah satu pahlawan Kota Semarang, kami juga berharap dengan mengajak keluarga besar Pemerintah Kota Semarang, maka dapat meneladani sifat-sifat besar Sunan Bayat dalam memperjuangkan Semarang,” kata Hendi.

Menurutnya, Sunan Pandanaran II ini pantas dikenang oleh generasi penerus atas jasanya memberikan kemaslahatan dan keselamatan bangsa, serta memberikan pengabdiannya kepada masyarakat. Pihaknya berharap masyarakat dapat meneladani, meningkatkan solidaritas, dan bergerak bersama mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
Hendi juga menjelaskan meski Sunan Bayat merupakan ulama besar, dalam melakukan syi’ar agama Islam, Sunan Bayat berguru kepada Sunan Kalijaga, itu menunjukkan bahwa di atas langit masih ada langit.

“Ini pesan bagi para Kepala OPD bahwa di atas panjenengan masih ada lagi. Bersikaplah low profile, andhap asor. Semakin tinggi ilmunya harusnya semakin merunduk seperti padi karena semakin tinggi posisi anginnya akan semakin kencang. Kita berbuat baik saja belum tentu dianggap baik apalagi kita berbuat tidak baik. Untuk itu terima kasih kekompakan selama ini terutama sahabat-sahabat yang telah mampu menunaikan tugas dengan baik,” ujarnya.

Melalui kegiata ziarah tersebut pihaknya juga berharap warga Kota Semarang memahami sejarah Kota Semarang, menghargai para pahlawan untuk menjadi bagian dari bangsa yang besar sebagai bangsa yang menghormati jasa para pahlawan. (duh)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.