Yukk Dicoba…, Fitur Skrinning Covid 19 di Aplikasi Mobile JKN

Bagi peserta JKN-KIS, yuk coba fitur baru Skrinning Mandiri Covid 19 di aplikasi Mobile JKN untuk ketahui kondisi kesehatan kita.

SEMARANG – Di tengah pandemi Covid 19 ini, BPJS Kesehatan telah melaunching beberapa fitur tambahan di aplikasi Mobile JKN, seperti konsultasi dokter dan pendaftaran pelayanan kesehatan.

Bahkan, di Mobile JKN itu kini kembali dilaunching fitur baru yakni fitur Skrinning Mandiri Covid 19 bagi peserta JKN-KIS. Fitur ini menjadi salah satu menu baru yang bisa digunakan untuk membantu menganalisa risiko penyebaran Covid 19 di lingkungan peserta.

Dalam menu Skrinning Covid 19 ini, peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) akan menjawab beberapa pertanyaan seputar kondisi kesehatan peserta yang lebih spesifik, berhubungan dengan tanda dan riwayat perjalanan dan kontak peserta dengan pasien terindikasi Covid 19.

Skrinning ini dapat dilakukan oleh segala usia dan dilakukan setiap hari selama masa tanggap pandemi Covid 19.

“Hasil skrinning dapat diketahui langsung oleh peserta setelah semua pertanyaan selesai dijawab, di sistem Aplikasi Mobile JKN akan menampilkan keterangan apakah peserta memiliki kategori risiko rendah, sedang atau tinggi,” ucap Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Asri Wulandari, dalam rilisnya kepada metrojateng.com, Selasa (26/5/2020).

Menurut Asri Wulandari, BPJS Kesehatan pada tahun 2017 sebelumnya telah meluncurkan fitur Skrinning Riwayat Kesehatan yang ada di aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini digadang-gadang oleh BPJS Kesehtan sebagai transformasi digital dalam pelayanan kesehatan jaminan sosial, dengan memanfaatkan Teknologi dan Informasi yang dapat diunduh melalui Playstore dan Apps store.

Fitur Skrinning Riwayat Kesehatan tersebut berfungsi untuk membantu warga mengecek kesehatan peserta JKN-KIS. Dengan adanya fitur ini, pengecekan dini potensi kesehatan bisa lebih mudah.

JKN ini juga memiliki berbagai fitur lainnya seperti pendaftaran peserta JKN-KIS, perubahan data peserta dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), cek tagihan iuran, ketersediaan tempat tidur.

Namun dengan adanya fitur terbaru Skrinning Mandiri Covid 19 ini, maka jika hasil skrinning riwayat kesehatan peserta JKN-KIS diketahui masuk kategori sedang atau tinggi, maka peserta akan dipersilahkan untuk mengunjungi FKTP terdaftarnya agar dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter atau petugas FKTP.

Sebaliknya, jika skrinning Covid 19 mengindikasikan berpotensi maka hal yang sama juga dilakukan dengan melapor kepada FKTP terdaftarnya sesuai domisili, agar dilakukan penangan lebih lanjut sesuai protokol yang berlaku.

“Saya baru sadar ternyata di Aplikasi Mobile JKN sudah ada fitur tambahan Skrinning Covid 19, sayapun mulai rajin mengisi skrinning tersebut untuk berjaga-jaga apabila badan saya kurang enak apakah ini hanya sakit biasa atau menuju ke gejala Covid 19,” tutur Widia, salah seorang peserta JKN-KIS.

Semakin dini peserta JKN-KIS mengetahui kondisi kesehatannya melalui fitur Skrinning Riwayat Kesehatan dan Skrinning Covid 19, maka semakin cepat upaya pengelolaan risiko sehingga jumlah penderita penyakit kronis dan penyakit Covid 19 dapat menurun.

Efek jangka panjang yang diharapkan adalah menurunnya pembiayaan penyakit-penyakit kronis, sehingga program JKN-KIS dapat terus memberikan manfaat kepada peserta yang membutuhkan. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.