Yudi dan Farchan Jabat Dirut dan Dirum PDAM Tirta Moedal

Proses seleksi pengisian direksi PDAM telah dimulai sejak awal 2018.

SEMARANG – Pejabat direksi definitif PDAM Tirta Moedal Kota Semarang akhirnya terisi. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, telah resmi melantik pejabat Direktur Utama (Dirut) dan Direktur Umum (Dirum) perusahaan daerah tersebut pada Selasa (16/7/2019) pagi.

Yudi Indarto ST MPM MAkt yang dipercaya menjabat sebagai Dirut bersama Dirumnya Farchan Hilmie SSos. Foto: metrojateng.com/masrukhin abduh

Yudi Indarto ST MPM MAkt dipercaya menjabat sebagai Dirut sedangkan Dirumnya adalah Farchan Hilmie SSos. Sementara untuk Direktur teknik (Dirtek) masih diisi penjabat (Pj) sementara.

Usai pelantikan, wali kota yang disapa Hendi mengatakan, proses seleksi pengisian direksi PDAM telah dimulai sejak awal 2018. Setelah melalui proses fit and proper tes di DPRD Kota Semarang akhirnya rekomendasi Dewan untuk pelantikan calon terpilih keluar 3 minggu lalu.

‘’Dirteknya, menurut saya ada beberapa pertimbangan, hari ini kita tunda dulu karena PDAM Tirta Moedal ini lagi menjadi perhatian di tingkat nasional, terutama dengan keberhasilan pembangunan SPAM Semarang Barat dengan skema KPPU,’’ ungkapnya.

Hendi memita kedua direksi yang baru dilantik segera bekerjasama dengan Pj Dirtek. Memastikan kelanjutkan proyek pembangunan SPAM Semarang Barat dan rencana proyek pembangunan SPAM Jatisari serta pembangunan SPAM Pudakpayung yang harus dilaksanakan pada tahun ini.

‘’Nanti kalau semuanya sudah lancar, komunikasinya sudah saling mengenal, ke bawahnya juga sudah oke, maka kita akan berpikir Dirtek untuk segera diadakan pelatihan,’’ katanya.

‘’Jadi ini sebuah strategi saja bagaimana caranya organisasi Perumda ini bisa berjalan eksis dan mampu melayani masyarakat dengan baik,’’ tegasnya.

Sementara itu, Dirut terpilih Yudi Indarto menjanjikan PDAM Tirta Moedal akan dikelola secara profesional dan bisnis. Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dijanjikan akan meningkat sesuai dengan tuntutan dari Pemerintah Kota Semarang.

Pelayanan kepada masyarakat juga akan ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya. ‘’Kalau soal air minum, kita memang bicara 3K yaitu Kuantitasnya mesti baik, Kualitasnya mesti baik juga, dan Kontinuitasnya juga mesti baik,’’ tandasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.