YBM PLN Bangun Masjid Pomdam IV/Diponegoro dari Zakat Pegawai

Dana bantuan tersebut berasal dari zakat 2,5 persen penghasilan pegawai PLN yang dipotong setiap bulannya.

Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani yang merangkap tugas sebagai Pembina YBM PLN menyerahkan bantuan dana pembangunan masjid kepada Komandan Pomdam IV/Diponegoro, Kolonel (CPM) Salidin di Aula Prajurit Denpomdam IV/Diponegoro, Jumat (22/11/2019). Foto : metrojateng.com/ anggun puspita.

 

SEMARANG – PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) memberikan bantuan dana pembangunan Masjid At-Taqwa Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/Diponegoro sebesar Rp 350 juta. Dana pembangunan tersebut berasal dari zakat 2,5 persen penghasilan pegawai PLN yang dipotong setiap bulannya.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani yang merangkap tugas sebagai Pembina YBM PLN kepada Komandan Pomdam IV/Diponegoro, Kolonel (CPM) Salidin di Aula Prajurit Denpomdam IV/Diponegoro, Jumat (22/11/2019).

Inten menuturkan, bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat tidak hanya untuk Pomdam IV/Diponegoro tetapi juga masyarakat sekitar.

“Sumbangan kami kalau dilihat dari jumlahnya mungkin tidak banyak, tetapi mudah – mudahan bisa menjadi awal hingga pembangunan masjid ini bisa berlanjut sampai selesai dengan baik, karena masjid ini sudah menjadi kebutuhan tidak hanya untuk Pomdam, tetapi juga masyarakat di sekitar,” tuturnya.

Dana bantuan tersebut berasal dari zakat 2,5 persen penghasilan pegawai PLN yang dipotong setiap bulannya, kemudian zakat tersebut dikumpulkan untuk diberikan kepada penerima manfaat.

Sementara itu Kolonel (CPM) Salidin mewakili Pomdam IV/Diponegoro mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan PLN.

“Terima kasih kepada PLN yang telah membantu pembangunan masjid ini,” ungkapnya.
Dia menerangkan, sebenarnya Pomdam IV/Diponegoro sudah memiliki musala yang dialihfungsikan menjadi masjid ketika Salat Jumat. Namun, musala tersebut kurang memenuhi syarat untuk menampung seluruh jamaah.

“Masyarakat dari luar kalau Jumatan datang kesini, biasanya banyak jamaah yang tidak mendapatkan tempat di dalam sehingga salat di luar. Oleh karena itu, kami membangun masjid baru,” imbuh Salidin.

Bersamaan dengan acara pemberian bantuan pembangunan masjid ini turut diberikan bantuan lain yakni, bantuan peralatan hapus tato dari PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B senilai Rp 65 juta, bantuan prasarana air bersih waduk Sragen dari PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & DI Yogyakarta senilai Rp 130 juta, bantuan program rumah singgah pasien dari PLN Pusat Manajemen Proyek dan IZI senilai Rp 156,232 juta dan bantuan pembangunan Masjid Alumni ITB 76 Wonosari dari pengurus YBM PLN senilai Rp 200 juta. Total pemberian bantuan pada acara ini adalah Rp 901,232 juta.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan PLN dan Pomdam IV/Diponegoro untuk memberikan santunan kepada anak yatim. Total sebanyak 250 anak yatim hadir untuk menerima santunan. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.