XL Axiata Perluas Jaringan 4G dan Fiberisasi di Jateng-DIY

Head of Sales Area Surakarta, Semarang & Kudus XL Axiata Heriantoni (ki), Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih (ka) pada Media Update XL Axiata Central Region, Surakarta (16/1/2020). XL Axiata akan terus melanjutkan perluasan jaringan data 4G, fiberisasi seluruh jaringan, juga peluncuran produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga DI Yogyakarta.

 

SURAKARTA – PT XL Axiata (XL Axiata) terus meningkatkan layanan berkualitas pada pelanggan di Jawa Tengah dan DIY. Upaya itu dengan memperluas jaringan data 4G, fiberisasi seluruh jaringan, dan peluncuran produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Head of Sales Area Surakarta, Semarang dan Kudus XL Axiata, Heriantoni mengatakan, pihaknya memastikan untuk melakukan apapun agar pelanggan nyaman dan meraih manfaat maksimal atas layanan yang mereka pakai.

“Dua tahun terakhir kami sudah menyambungkan Base Transceiver Station (BTS) dengan fiber optik mencapai 50 persen di area Jawa Tengah dan DIY. Dengan jaringan fiber lalu lintas trafik data semakin lancar,” ungkapnya di sela media gathering di Solo, Jumat (17/1/2020).

Pada tahun 2020, XL Axiata menargetkan 70 persen BTS sudah tersambung dengan fiber optik. Adapun, saat ini di wilayah Jawa Tengah, fiberisasi jaringan telah terlaksana hampir semua area, baik kota-kota besar seperti Semarang, Surakarta, Tegal, Pekalongan, dan Purwokerto, hingga kota sedang seperti Kudus, Jepara, Magelang, Salatiga, Purworejo, Kebumen, dan Cilacap. Bahkan fiberisasi juga sudah terlaksana di kota-kota kecil seperti Rembang, Blora, Purbalingga, Wonosobo, Karanganyar, dan Wonogiri.

“Dengan fiberisasi itu penggunaan data tumbuh signifikan, terutama Boyolali mencapai 70 persen, Banjarnegara 65 persen, dan Gunung Kidul 47 persen. Pertumbuhan itu karena 75 persen pelanggan sudah menggunakan ponsel 4G dan mayoritas menggunakan paket data,” katanya.

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih menjelaskan, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan adalah melalui proses fiberisasi yang telah terlaksana di sebagian besar wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan BTS melalui jalur fiber, termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti antara lain mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

“Fiberisasi jaringan ini merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan jaringan 5G yang mampu menghadirkan kecepatan data yang tinggi, jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency yang rendah,” ungkapnya.

Keunggulan teknologi ini, lanjut dia, hanya bisa didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan fiber. XL Axiata telah melaksanakan program ini secara massif di seluruh wilayah Indonesia dalam 3 tahun terakhir.

Hingga saat ini, fiberisasi jaringan XL Axiata sudah terlaksana di semua ibu kota provinsi dan kota-kota besar di Jawa, Madura, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok, terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan jaringan fiber. Hingga akhir tahun 2019 sekitar 50 persen BTS sudah terhubung dengan jaringan fiber, dan akan terus ditingkatkan menjadi sekitar 60-70 persen pada akhir 2020. Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah luar Jawa mengingat pertumbuhan trafik data yang sangat pesat dalam setahun terakhir.

Sementara, hingga akhir September 2019, total jumlah pelanggan di area Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta mencapai lebih dari 18 juta atau 17 persen dari total pelanggan XL Axiata secara keseluruhan. Jumlah pelanggan datanya sekitar 68 persen dan pelanggan data 4G sekitar 50 persen. Selain ketiga provinsi di Jawa tersebut, wilayah layanan XL Axiata Central Region juga mencakup Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Total pelanggan di Central Region sekitar 30 persen dari pelanggan secara nasional.

Khusus layanan data 4G, trafik meningkat sekitar 43 persen di ketiga provinsi tersebut. Sementara itu, laju peningkatan trafik tertinggi terjadi di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang mencapai lebih dari 72 persen di periode setahun terakhir. Pertumbuhan trafik data yang signifikan ini mayoritas didorong oleh layanan streaming dari beberapa platform seperti YouTube, Facebook, dan Instagram. Tren ini yang kemudian memacu XL Axiata untuk terus meningkatkan kualitas jaringan untuk mendukung layanan streaming. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.