Wujudkan Langit Biru Segera Gunakan BBM Ramah Lingkungan

Boros Memang, Tetapi Lebih Hemat

Bijak Pilih BBM-Jaga kualitas udara dan jadikan langit tetap biru, segera ganti BBM-mu dengan BBM berkualitas dan ramah lingkungan. (Tri Sutristiyaningsih/dok)

 

METROJATENG-COM- Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini tidak hanya disebabkan oleh masalah sampah, penebangan pohon, tetapi juga disebabkan oleh penggunaan BBM yang berlebih dan tidak ramah lingkungan. Banyaknya asap kendaraaan bermotor menyebabkan pencemaran udara menjadi semakin memburuk dan berakibat timbulnya berbagai penyakit.

Ditengah pandemi Covid-19, harapan untuk mendapatkan kualitas udara yang baik mulai nampak. Kesadaran masyarakat untuk tidak keluar rumah, paling tidak dapat mengurangi asap kendaraan bermotor yang biasa lalu lalang sebelum pandemi. Namun apakah ini mampu mengurangi tingkat pencemaran udara, khususnya dikota-kota besar. Bagaimana jika pandemi sudah sirna? Tentunya aktivitas akan kembali, lalu lalang kendaraan bermotor akan kembali terjadi, kemacetan mulai lagi dan pencemaran udara tidak bisa dihindari.

Berbagai langkah dilakukan pemerintah untuk mewujudkan “langit biru” yang identik dengan udara yang bersih dan sehat, diantaranya dengan menaikan pajak kendaraan bermotor, dengan harapan, tingkat pembelian kendaraan bermotor akan berkurang. Namun hasilnya juga belum nampak, karena penjualan kendaraan bermotor tiap tahun mengalami peningkatan yang berakibat kemacetan di kota kota besar makin luas.

Bahkan pemerintah juga menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harapan mahalnya harga BBM akan membuat masyarakat beralih ke transportasi umum juga belum membawa hasil yang baik. Padahal, di negara negara maju, masyarakatnya kini sudah mengunakan transportasi umum bahkan bersepeda untuk beberpergian.

Guna mewujudkan “Langit Biru” tidak harus ada Pandemi Covid-19, namun harus dimulai dari diri kita sendiri dan harus dilakukan sedini mungkin. Melihat kondisi ini Pertamina melakukan berbagai inovasi dengan memperbaiki kualitas BBM yang diproduksi menjadi lebih baik dan lebih bersih.

Di era industry digitalisasi dan teknologi, PT Pertamina (Persero) berinovasi untuk menciptakan energi-energi yang lebih baik sehingga udara menjadi lebih bersih. Selain itu pengembangan energi terbarukan, Pertamina juga meningkatkan standarisasi dan spesifikasi dari bahan bakar minyak (BBM) agar sesuai dengan kebutuhan kendaraan saat ini.

Pertamina (Pesero) melalui Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengajak masyarakat menggunakan bahan bakar kendaraan bermotor (BBM) berkualitas, seperti Pertamax Series dan Dex Series. Karena penggunaan BBM berkualitas ini, emisi gas buang kendaraan lebih sedikit dan polusi udara dapat berkurang.

Penegasan ini dikemukan Sales Area Manager Semarang, Hary Prasetyo mengatakan, pada temu media belum lama ini di Rosti Café Semarang dalam edukasi dan sosialisasi kepada konsumen akan pentingnya mengisi bahan bakar sesuai spesifikasi mesin kendaraan. Dijelaskan saat ini Pertamina memiliki bahan bakar minyak jenis gasoline seperti Pertamax yang memiliki kelebihan yaitu formula PERTATEC (Pertamina Technology), formula zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin sehingga mesin jadi lebih awet, menjaga mesin dari karat serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien.

“Selain itu, Pertamina juga telah memiliki bahan bakar dengan standar Euro 4 yaitu Pertamax Turbo. BBM ini selain membuat awet mesin, juga ramah lingkungan”, ujar Hary.

Soal harganya yang mahal, diakui harga Pertamax Turbo lebih mahal dibanding Pertamax biasa, namun untuk jangka panjang justru penggunakan Pertamak Turbo lebih hemat, karena tidak merusak mesin. Untuk itu Hary tidak merekomendasikan konsumen untuk mengisi kendaraan di bawah angka kompresi kebutuhan atau spesifikasi kendaraan.

“Misalkan jika kendaraan dengan kompresi 10:1 yang membutuhkan BBM dengan RON minimal 92 yaitu Pertamax, sebaiknya konsumen tidak mencampur dengan produk yang memiliki RON di bawah itu. Dengan mengisi BBM sesuai kebutuhan, selain menjaga mesin tetap awet pembakaran juga menjadi lebih sempurna sehingga tidak menimbulkan polusi yang dapat mengotori lingkungan”, ungkapnya

Ditambahkan Hary, BBM berkualitas memiliki formula aditif khusus yakni antikarat untuk mencegah korosi, detergen buat membersihkan deposit di ruang bakar sehingga dapat menghasilkan pembakaran yang sempurna, dan demulsifier untuk menjaga bahan bakar terkontaminasi air. Dengan aditif tersebut, produk bensin dengan angka oktan diatas 90 bisa menghasilkan pembakaran yang sempurna sehingga menghasilkan emisi gas buang yang lebih sedikit.

“Karena itu masyarakat harus bijak dalam menggunakan BBM. Penggunaan BBM berkualitas tak hanya dapat menjaga mesin kendaraan, namun turut serta menjaga kualitas udara supaya lebih bersih,” ujarnya di sela diskusi.

Udara bersih saat ini menjadi salah satu kepedulian Pertamina. Pasalnya, udara bersih akan meningkatkan kesehatan masyarakat terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kualitas Udara- Sales Area Manager Sekarang Hary Prasetyo (tengah) saat berdiskusi mewujudkan udara bersih  dengan penggunaan bahan bakar yang lebih baik dalam temu media di semarang. (Tri Sutristiyaningsih)

 

Biar Mahal Tetap Pilih Pertamax Turbo

Senada dengan hal tersebut, Stunt Rider Wawan Tembong asal Boyolali mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang belum menyadari penggunaan bahan yang tepat untuk kendaraan bermotornya. Masyarakat cenderung memilih BBM yang murah, karena dapat banyak.

Padahal, memilih BBM dengan harga murah tentunya juga akan mendapatkan kualitas yang tidak baik. Akibat pemilihan BBM yang tidak baik inilah akan mengakibatkan mesin motor cepat rusak dan yang lebih berat lagi menimbulkan pencemaran lingkungan yang otomatis berdampak pada kesehatan mahluk hidup.

Sebagai seorang Stunt Rider, saya cenderung membeli BBM yang mahal dengan kualitas baik seperti Pertamax Turbo. Pertamax Turbo memiliki RON 98, sehingga sangat baik untuk kendaraan yang keluaran tahun 2000 yang sudah menggunakan mesin ijeksi.

“Memang boros, namun untuk jangka lama justru lebih hemat, karena mesin cenderung awet dan tidak cepat rusak. Coba bayangkan jika menggunakan BBM murah, dalam 2-3 bulan akan terjadi kerusakan mesin, ini akan mengeluarkan biaya yang lebih mahal, untuk itu gantilah kendaraan anda dengan BBM yang berkualitas baik dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Sebagai Stunt Rider berpengalaman, Wawan Tembong sudah membuktikan untuk kedua motornya. “Satu motor saya isi dengan BBM RON rendah, dan satu lagi diisi RON tinggi, motor yang saya isi RON rendah mesin jadi berkarat ketimbang motor yang saya isi dengan RON lebih tinggi. Jadi biar mahal saya tetap pilih Pertamax Turbo,” tambah Wawan Tembong.

Sementara itu Pjs Unit Manager Communications, Relations & CSR Marketing Operation Region IV PT Pertamina (Pesero) Jawa Bagian Tengah, Kevin Kurnia Gumilang mengatakan dengan sosialiasi dan edukasi yang dilakukan secara terus menerus, konsumsi BBM dengan RON rendah (88) atau premium kini sudah mulai berkurang dan tinggal 10 persen. Ini dikarenakan masyarakat beralih ke Pertalite dengan konsumsi sekitar 70 persen sedangkan sisanya 20 persen konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo. Sedangkan SPBU yang menyediakan BBM Premium di kota Semarang kini tinggal 24 SPBU dari jumlah keseluruhan SPBU 68 unit.

“Beralihnya penggunaan BBM RON rendah berdampak pada pembelian Pertamax yang meningkat 25 persen, dan SPBU yang menyediakan Pertamax juga mengalami peningkatan 40 persen,” jelas Kevin.

Menurut Kevin penggunaan BBM berkualitas tidak hanya menjadikan kendaraaan bermotor lebih awet, tetapi juga sekaligus menjaga kualitas udara tetap bersih dan sehat. Pertamina memiliki beberapa varian produk BBM yang dapat digunakan sesuai dengan jenis dan spesifikasi kendaraan. Misalnya untuk kendaraan yang menggunakan bensin, dapat menggunakan BBM jenis Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), atau Pertamax Turbo (RON (98). Sementara bagi kendaraan diesel, terdapat varian produk Dexlite dan Pertamina Dex.

“Jadilah konsumen cerdas, pilihlah BBM yang berkualitas dengan RON diatas 90, karena semakin tinggi RON akan membuat pemakaian BBM lebih irit dan tidak merusak mesin sekaligus menjaga kualitas udara,” tambah Kevin. (Tri Sutristiyaningsih)

 

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.