WNA Thailand Menangis Usai Dengarkan Vonis 17 Tahun Penjara

Majelis hakim memvonis bersalah WNA Thailand yang menyelundupkan sabu-sabu 1,1 kilogram.

SEMARANG- Walaiwan Boonyiam, wanita warga Thailand yang kedapatan menyelundupkan sabu-sabu 1,16 kilogram melalui Bandara Ahmad Yani, Semarang dijatuhi hukuman 17 tahun penjara.

Walaiwan Boonyiam, wanita warga Thailand menangis usai mendengarkan vonis hakim di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (12/11/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Aloysius Priharnoto Bayu Aji dalam sidang di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (12/11/2018).

Penjatuhan hukuman tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 19 tahun penjara. Selain dijatuhi hukuman badan, hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp 1 miliar. Dimana jika tidak terbayar maka hukuman tersebut akan diganti dengan enam bulan penjara.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggaran Pasal 114 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” kata Priharnoto dalam sidang.

Prihantoro juga mengatakan, terdakwa terbukti sebagai perantara jual beli narkotika jenis sabu-sabu. Dalam pertimbangannya, hakim menilai perbuatan terdakwa mengancam generasi muda di Indonesia.

Atas putusan tersebut, jaksa maupun terdakwa menyatakan masih pikir-pikir. Untuk diketahui, Walaiwan Boonyiam (22), ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Ahmad Yani Semarang setelah kedapatan membawa 1,1 kilogram sabu-sabu pada 1 Agustus 2018 lalu.

Dari pemantauan di sidang, terdakwa tampak menangis usai mendengarkan

Penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap perilaku Walaiwan usai turun dari pesawat. Petugas juga sempat melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan Walaiwan dan menemukan serbuk kristal bening di dalam plastik yang berada di tas. Hasil pemeriksaan, barang tersebut positif mengandung methampethamine. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.