Waspada! Jalur SSB Macet Parah

image
Jalan Boyolali-Magelang macet di wilayah Kecamatan Cepogo, Boyolali. Kendaraan harus antri karena harus bergantian untuk melintas di lokasi pembangunan jalan yang belum rampung.

BOYOLALI – Padatnya arus lalulintas di musim Lebaran membuat jalan Boyolali-Magelang tersendat di wilayah Boyolali Selasa 21/7). Bahkan antrian kendaraan, khususnya yang dari arah Boyolali cukup panjang hingga mencapai sekitar 1 km. Hal ini akibat pembangunan jalan di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB) itu belum rampung.

Kecametan terutama di ruas Cepogo, Selo di wilayah Desa Genting, Kecamatan Cepogo, yang menjadi lokasi pembangunan. Ada dua titik pengecoran jalan yang dilaksanakan. Pengecoran jalan di wilayah Dukuh Candi Baru dan Genting, Desa Genting tersebut baru selesai satu lajur. Sehingga yang bisa dilalui hanya satu jalur jalan saja. Hal ini berakibat kendaraan yang melintas dari kedua arah harus bergantian.

Beruntung ada warga sekitar yang mengatur arus lalulintas itu dengan sistem buka tutup. Sehingga tidak sampai krodit atau arus lalulintas ngunci dan terjadi kemacetan total.
Kemacetan diperparah dengan kondisi lajur jalan yang bisa dilalui. Selain berdebu, juga bergelombang.

Kendaraan pun harus hati-hati agar tak selip atau terperosok ke selokan. Debu yang beterbangan setelah dilalui kendaraan juga mengganggu jarak pandang kendaraan di belakangnya. Sementara bagi pengendara sepeda motor, kebanyakan memilih mencari jalur alternatif melalui jalan-jalan kampung.

Seorang pemudik yang hendak ke Magelang, Waluyo, mengaku sudah cukup lama antri dan terjebak macet. Sempat ingin putar balik tetapi tidak bisa karena sudah terjebak di tengah-tengah antrian. “Masa Cepogo-Selo bisa dua jam lebih? Biasanya hanya sekitar 20 menit,” katanya.

Hal sama dialami Eko. Bersama rombongannya, dia hendak ke Selo. Namun harus rela antri dengan waktu lama untuk melintas di proyek pembangunan jalan yang belum jadi. “Macet lama,” katanya.

“Sudah dua jam macet ini. Kami mau ke Selo, reuni SMA BK 2 Boyolali 1994,” imbuhnya. (MJ-07)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 58 = 66

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.