Waspada Hujan Ekstrem di Jateng Sepekan Ini

Potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang akan muncul mulai 10-16 Desember 2018.

SEMARANG- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai munculnya anomali cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai hembusan angin kencang yang melanda tujuh belas provinsi selama sepekan ini.

Arus lalu lintas di Jalan Pahlawan usai hujan deras disertai angin yang melanda Kota Semarang, Senin (3/12/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Pasalnya, anomali cuaca itu menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R Prabowo beberapa hari terakhir ditandai dengan adanya aktivitas aliran massa udara dingin dari Asia (Monsun Dingin Asia) yang signifikan.

“Dampaknya mempengaruhi peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia,” kata Mulyono dalam keterangan yang didapat metrojateng.com, Senin (10/12/2018).

Ia memperkirakan dari pantauan citra satelit bahwa nantinya muncul aliran massa udara basah yang menjalar dari Barat Samudera Hindia menuju ke wilayah Indonesia bagian Barat. Fenomena alam ini dikenal dengan Madden Julian Oscillation (MJO).

Interaksi kedua fenomena tersebut dan ditambah dengan tingginya aktivitas gangguan tropis, berupa sirkulasi dan pertemuan angin berpotensi menimbulkan hujan lebat yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang.

Potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang akan muncul mulai 10-16 Desember 2018. Daerah yang terdampak yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah dan Selatan. Kemudian Maluku, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten dan DKI Jakarta. Lalu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak lanjutan yang ditimbulkan. Seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan jadi licin,” tukasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.