Warning Keras Panpel PSIS: Penonton ‘Usil’ Siap-siap Diusir

Panpel berhak mengeluarkan penonton yang tertangkap melakukan tindakan yang merugikan PSIS.

SEMARANG – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSIS Semarang bakal lebih ketat melakukan pengawasan terhadap penonton dan suporter saat menjamu Barito Putera di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (30/6). Mereka yang kedapatan ‘usil’ harus siap-siap diusir hingga larangan menyaksikan laga kandang Mahesa Jenar di sisa musim.

General Manager PSIS Wahyoe Winarto (kiri) dan Wakil Ketua Panpel Pujianto. Foto: metrojateng.com/tri wuryono

Aturan tegas tersebut merupakan tindak lanjut dari hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Panpel PSIS gara-gara adanya pelemparan botol dan nyala kembang api saat menjamu Persija Jakarta, Minggu (26/5) silam. Akibatnya, Panpel dihukum denda Rp 100 juta.

“Kami sudah berkali-kali mengingatkan bahwa suporter dan penonton dilarang membawa flare, kembang api, smokebomb dan benda-benda berbahaya ke dalam stadion. Berkaca dari kejadian saat menjamu Persija, Panpel akan mengambil tindakan tegas jika masih ada yang melanggar aturan tersebut,” kata Pujianto di Sekretariat PSIS, Kamis (27/6/2019).

“Penonton juga dilarang membawa botol minuman ke area stadion. Panpel berhak mengeluarkan penonton yang tertangkap melakukan tindakan yang merugikan PSIS. Kami juga akan menerapkan denda untuk setiap pelanggaran,” Puji menegaskan.

Aturan itu juga berlaku untuk pedagang asongan yang berjualan di area stadion. Mereka juga dilarang menjajakan air minum dalam kemasan botol.

“Selain menempatkan petugas khusus, kami juga memasang kamera pengintai untuk mengontrol penonton selama pertandingan berlangsung,” imbuh Pujianto.

Pada laga kontra Barito Putera, Panpel akan mencetak 10 ribu lembar tiket. Bagi penonton yang ingin menyaksikan dari tribun barat pintu A, tiket dibanderol Rp 115 ribu, pintu B dan C Rp 75 ribu. Sedangkan tribun selatan dijual seharga Rp 50 ribu dan tribun timur Rp 55 ribu.

Sementara, General Manager PSIS, Wahyoe ‘Liluk’ Winarto mengimbau agar penonton dan suporter bisa lebih dewasa dalam mendukung Hari Nur Yulianto dkk. “Kalau sampai ada pelanggaran lagi, hukumannya bisa lebih berat. Ini tentu merugikan buat PSIS,” tandasnya.

Untuk diketahui, PSIS juga dijatuhi denda Rp 75 juta atas insiden pelemparan botol saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (30/5) silam. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.