Warga Magelang Ramai-Ramai Serbu Sampah Sungai Manggis

bersih sampah sungai manggis
Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat melakukankegiatan “Njegur Kali Ngresiki Sampah” di sepanjang aliran sungai Manggis yang melintas antara jalan Jendral Sudirman dan jalan Ikhlas Kota Magelang, Selasa (13/3). (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

 

MAGELANG – Ratusan masyarakat dari berbagai elemen termasuk pelajar dan TNI/Polri, swasta, relawan ramai-ramai turun ke Sungai Manggis, Selasa (13/3). Sungai ini ada di pinggir jalur utama tepatnya di jalan Jendral Sudirman Kota Magelang.

Mereka turun ke sungai untuk membersihkan sampah yang menumpuk di dasar sungai. Ini merupakan bagian kampanye yang dilaksanakan Pemerintah Kota Magelang dengan tajuk “Njegur Kali Ngresiki Sampah”.

 “Njegur Kali Ngresiki Sampah” sendiri merupakan momentum peringatan Hari Peduli Sampah yang jatuh pada 21 Februari lalu. Assisten II Setda pemkot Magelang, Joko Budiono mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kerinduan akan adanya sungai yang bersih. Dikatakan dia, persoalan sampah masih menjadi pemasalahan serius yang dihadapi oleh berbagai daerah, termasuk Kota Sejuta Bunga ini.
“Momentum ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan aksi perubahan serta gerakan bersama pembersihan sampah. Kita menyadari sepenuhnya bahwa sampah masih menjadi persoalan serius,” ujar Joko.
Menurut Joko, pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu, dari hulu ke hilir. Hal itu agar memberikan manfaat secara ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, juga aman bagi lingkungan dan mendukung terbentuknya perilaku masyarakat yang berwawasan lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang, Machbub Yani Arfian mengatakan, kegiatan bersih sampah di Kali Manggis ini merupakan aktualisasi langkah kerja bersama dalam agenda Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS).  Agenda TBBS berlangsung mulai tanggal 21 Januari hingga 21 April 2018.
Agenda ini menjadi jalan pemenuhan tujuan pembangunan pengelolaan sampah sebagaimana target yang telah ditetapkan dalam peraturan presiden nomor 97 tahun 2017. Yakni pengurangan sampah 30% dan penanganan sampah 70% pada 2025.
Selain bersih sampah di sungai, terdapat beberapa kegiatan lain yang masuk dalam agenda TBBS, diantaranya sosialisasi kebijakan dan program pengelolaan sampah, gerakan kebersihan, hingga fasilitasi kegiatan bersama masyarakat dalam upaya gotong royong bersih sampah maupun dalam pengembangan inovasi tata kelola dan tekhnologi pengelolaan sampah.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan TBBS ini berpengaruh pada penilaian Adipura tahap II (P2) Kota Magelang yang akan berakhir pada bulan Maret. Jika TBBS dinilai positif, maka penilaian Adipura juga akan terdongkrak. Sebaliknya, jika TBBS dinilai negatif, penilaian Adipura juga akan ikut jelek. (MJ-24)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

83 − = 78

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.