Warga Kendal Ini Panggul Sepeda ke Jakarta, Ada Apa?

Sambil memanggul sepeda seberat 20 kilogram, Ronny Hartono berjalan kaki ke Jakarta dan diperkirakan butuh waktu sekitar sebulan

KENDAL – Ingin merasakan perjuangan pendahulu yang berjuang melawan penjajah, seorang warga Kendal melakukan aksi jalan kaki dari Kendal hingga Jakarta. Tidak hanya berjalan kaki, Ronny Hartono yang merupakan pencinta sepeda tua, akan berjalan sambil memanggul sepedanya.

Ronnie Hartono berpamitan kepada Camat Patebon, sebelum memulai aksi jalan kaki sambil memanggul sepeda ke Jakarta, Senin (13/8/2018). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Sepeda seberat 20 kilogram ini akan menemani selama perjalanan berjalan kaki yang mulai dilakukan Senin (13/8/2018) pagi. Warga Desa Purwosari RT 01 RW 01 Patebon ini sebelumnya meminta doa restu Camat Patebon dan memulai aksinya seorang diri.

Hartono mengatakan, membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk sampai Jakarta. Dikatakan, rencana ada tiga lokasi yang akan dikunjunginya yaitu Kosti Pusat, Istana Merdeka dan finish di stasiun televisi swasta untuk menjadi bintang tamu acara talk show.

“Memanggul sepeda berat 20 kg belum apa-apa dibandingkan dengan beratnya perjuangan para pahlawan. Mereka rela dulu memanggul senjata rela mengorbankan jiwa raga bahkan harta benda untuk bangsa ini. Dengan aksi ini saya hanya ingin merasakan sedikit beratnya perjuangan mereka dulu,” jelasnya.

Aksi ini bukan yang pertama dilakukan Hartono. Sbelumnya dia juga sudah melakukan aksi panggul sepeda saat mendaki gunung. Bahkan sudah 45 gunung di Indonesia yang berhasil dia taklukkan sambil memanggul sepeda.

”Beberapa yang berhasil saya taklukkan yaitu Semeru, Selamet, Kerinci, Rinjani, Sejati Raung, Tambora Argopuro, Sindoro Sumbing Merbabu, Gunung Ungaran dan Bromo,” imbuhnya.  

Dalam sehari dirinya mampu menempuh jarak 20-25 km jalan kaki dan memanggul sepada. Untuk istirahat dirinya memilih di tempat komunitas sepeda dan masjid.

Saat ditanya bekal yang dibawa, dirinya mengatakan hanya membawa surat jalan, pakaian ganti, perlengkapan mandi, perlengkapan salat, beberapa peralatan sepeda serta uang saku hanya Rp 100 ribu.

”Spontan saja, karena saya juga ingin ikut menyambut HUT Kemerdekaan ke-73 RI,” kilah Hartono.

Camat Patebon Agoeng Boediono Tjahyono mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi semangat Hartono dan diharapkan bisa memotivasi masyarakat Patebon untuk berprestasi apapun yang penting positif pada masyarakat. ”Saya berpesan dan mendoakan agar Hartono diberi kekuatan dan kesehatan pergi sampai pulangnya,” ujar Agoeng. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.