Warga Kampung Bustaman Raup Rejeki dari Kupas Kulit Sapi

image

SEMARANG – Aktivitas warga Kampung Bustaman Semarang tampak berbeda saat Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah tiba. Mereka yang biasanya jadi jagal atau menjual sate kambing, tiba-tiba beralih profesi menjadi tukang pengupas kepala sapi.

Muhammad Sabari, merupakan seorang pengupas kepala sapi di Bustaman. Ia mengaku sudah melakoni pekerjaan ini sejak 15 tahun terakhir. “Dan hari paling spesial adalah ketika Idul Adha seperti saat ini. Saya dapat untung besar dari jasa pengupasan kulit kepala sapi,” kata pria 55 tahun itu, sambil tersenyum.

Sabar, sapaan akrabnya mengatakan, jadi tukang pengupas kepala sapi memang gampang-gampang susah. Mengupas kepala sapi, kata Sabar, harus teliti dan butuh waktu 1,5 jam. Zaman dahulu, saat awal mula mencoba pekerjaan ini, tak banyak orang yang tertarik.

“Saya dulu diajak teman ke Bustaman tapi karena tak ada yang jadi pengupas kepala sapi, maka saya coba-coba menjalani pekerjaan ini sampai sekarang,” ujar Sabar.

Saat ini, Sabar tinggal menunai hasil dari jerih payahnya jadi pengupas kepala sapi. Setiap Idul Adha, pesanan dari orang-orang untuk mengupas kepala sapi tak pernah sepi. Di tahun ini saja, ia dapat pesanan sembilan kepala sapi dan 12 kambing. Tapi, tak semua order ditanganinya sendiri. Ia melempar sebagian pesanannya kepada 15 rekan sesama pengupas kepala sapi. “Ini lagi dibantuin sama istri dan anak saya,” akuinya.

Dari hasil menjual jasa tersebut, Sabar dapat upah cukup besar antara Rp 300-500 ribu. Meski perayaan Idul Adha tak seramai tahun lalu, tapi rezeki melimpah saat momentum Hari Besar tetap disyukuri. “Enggak apa-apa yang penting dapur tetap mengepul,” tuturnya.

Sementara Amidin, pengupas kepala sapi lainnya di RT 05/RW III Kampung Bustaman, dapat order mengupas lima kepala sapi. “Lumayan, setiap mengupas saya dapat upah Rp 25 ribu-Rp 150 ribu. Itung-itung buat tambah penghasilan,” ucap Amidin.

Di bengkel kepala sapi Kampung Bustaman kini banyak orang yang melakoni pekejaan ini. Pesanan terus mengalir hingga malam hari. Pemesannya beragam mulai perorangan hingga pengusaha restoran. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

3 + 6 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.