Warga Binaan Lapas Tegal Rekam e-KTP Jelang Pemilu 2019

Dari total 267 warga binaan LP Kelas II B Tegal, ada sekitar 26 orang yang merupakan warga Kota Tegal.

TEGAL – Sejumlah warga Kota Tegal yang kini menghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tegal menjalani perekaman data KTP Elektronik (e-KTP) yang diselanggarakan KPU dan Disdukcapil setempat. Hal ini dilakukan, guna menyukseskan Pemilu serentak 2019 mendatang.

Petugas Disdukcapil Kota Tegal jemput bola melakukan perekaman data KTP Elektronik (E KTP) kepada warga binaan Lapas Kelas II B Tegal. Foto : metrojateng.com/ adithya

Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono mengatakan, perekaman KTP Elektronik dilaksanakan atas Dasar Surat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 471.13/539/Dukcapil tanggal 10 Januari 2019 Perihal Gerakan Nasional Jemput Bola Serentak KTP-El di Lapas / Rutan.

Dari total 267 warga binaan LP Kelas II B Tegal, ada sekitar 26 orang yang merupakan warga Kota Tegal. Dari jumlah tersebut, warga binaan asal Kota Tegal ada yang belum pernah melakukan perekaman e-KTP.

“Ada yang sudah pernah direkam tetapi belum tercetak KTPnya. Ada juga yang sama sekali belum pernah dan beberapa lainnya sudah memiliki tetapi hilang. Perekaman ini juga untuk Penyusunan DPTb dan DPK Pemilu Tahun 2019,” jelasnya, Sabtu (19/1/2019).

Thomas menambahkan, perekaman data e-KTP tersebut dilakukan serentak di seluruh LP maupun rumah tahanan (rutan) di Indonesia. Hal itu untuk melindungi hak pilih pada perhelatan Pemilu 2019.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tegal, Akbar Kusharyanto menjelaskan, tugas Bawaslu antara lain melindungi hak pilih. Selain warga asal Tegal, warga binaan asal luar kota dapat menggunakan hak pilihnya dengan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Asalkan yang bersangkutan memiliki e-KTP dan terdata di DPT daerah asal.

“Sepanjang tidak ada putusan tambahan yang menyatakan mencabut hak politik, maka napi masih memiliki hak pilih. Sehingga dilakukan pendataan,” ujar Akbar. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.