Warga Belum Terdata Bantuan, Terima BPNT Non Reguler

 

Warga antri mendapatkan kartu untuk pengambilan bantuan pangan non tunai di Aula Kecamatan Gemuh, Kendal. Foto: alif hafidz/metrojateng.com

KENDAL – Warga yang belum terdata menerima bantuan sosial dari pemerintah, kini mendapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) non reguler yang mulai dicairkan hari ini. Salah satunya Tugiyah, warga Desa Pamriyan Kecamatan Gemuh Kendal.

 

Wajahnya sumringah setelah sekian lama tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, kini namanya masuk dalam penerima bantuan meski bantuan pangan. Tugiyah pun rela antri sejak pagi untuk mendapatkan kartu keluarga sejahtera yang digunakan untuk mengambil bantuan pangan, dilokasi yang sudah ditentukan.

 

“Alhamdulillah akhirnya dapat bantuan juga, saya belum pernah masuk dalam daftar penerima bantuan. Baru kali ini bisa dapat bantuan meski hanya bantuan pangan non tunai,” katanya usai mengambil kartu di Aula Kecamatan Gemuh, Kendal.

 

Tugiyah merupakan penerima bantuan pangan non tunai non reguler bersama 1.731 warga Gemuh lainnya. dalam pengambilan kartu di Aula Kecamatan Gemuh,  warga penerima bantuan diwajibkan mematuhi protokol kesehatan. Selain mencuci tangan warga diwajibkan memakai masker dan jaga jarak saat antri mengambil bantuan. Tidak hanya itu petugas kecamatan membagikan masker kepada warga yang antri, namun tidak mengenakan masker. Mereka yang tidak memakai masker ditegur dan diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi covid 19.

 

Petugas menerapkan fisical distancing kepada warga yang hendak mengambil kartu, baik di luar aula maupun didalam aula kecamatan. Camat Gemuh Muhamad Fatoni mengatakan, pembagian kartu ini dilakukan di empat lokasi untuk mengantisipasi kerumunan warga. “Ada 16 desa di Kecamatan Gemuh dibagi penyalurannya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Untuk penerima bantuan pangan non tunai non reguler ini ada 1.731 dan mereka belum pernah menerima bantuan sosial baik PKH, BPNT, BLT Dana Desa dan  Bansos lainnya,” jelas camat.

 

Penerima manfaat mendapatkan kartu keluarga sejahtera dan bisa digunakan untuk mencairkan bantuan pangan di sejumlah lokasi yang ditunjuk. Nantinya bantuan pangan non tunai ini akan diterimakan warga selama enam bulan kedepan.(alf)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.