Wanita Tertabrak Kereta di Madukoro Bukan Warga Setempat

Belum diketahui kondisi kejiwaan dan latar belakang korban hingga nekat mengadang kereta

SEMARANG – Penjaga pos palang pintu rel kereta api Jalan Madukoro, Semarang Barat, Agus Setiawan (24) mengaku tidak mengenali wajah wanita yang tertabrak kereta di dekat pos, Rabu (26/12/2018) pagi tadi. Menurutnya, wanita tersebut sebelumnya belum pernah terlihat di dekat pos yang ia jaga.

Proses evakuasi korban tertabrak kereta di Jalan Madukoro, Rabu (26/12/2018). Foto: metrojateng.com/efendi

“Saya tidak kenal, saya tidak tahu kondisinya dia seperti apa soalnya baru ini saya melihat dia melintas di sini. Kayaknya dia bukan warga sekitar sini,” kata Agus.

Agus juga mengatakan ia mengenali betul orang-orang yang sering berjalan melintas di rel dekat pos. Namun mereka bukan korban yang tertabrak kereta pagi tadi.

“Saya biasanya juga melihat ada, maaf yang ‘agak kurang’ seperti itu tapi bukan korban tadi,” kata Agus.

BACA JUGA: Duel Versus Kereta, Wanita Paruh Baya KO

Untuk diketahui, seorang wanita paruh baya berusia sekitar 40 tahun tewas setelah tertabrak kereta api sekitar pukul 10.30. Ia tewas setelah sempat terseret kurang lebih 20 meter.

Sebelumnya korban sempat ditarik ke tepi rel oleh penjaga pos. Tapi, saat kereta mendekat dia justru kembali ke tengah rel.

Belum diketahui kondisi kejiwaan dan latar belakang korban hingga nekat mengadang kereta. Korban juga sudah dibawa ke RSUP Dr Kariadi oleh petugas Kepolisian untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.