Wakil Ketua DPRD Rekomendasikan MXGP 2019 Dibatalkan, Ini Alasannya

Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Rp 18 miliar untuk MXGP 2018 yang dihelat di Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen, Kota Semarang, hingga sekarang belum beres.

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, memberikan saran agar pelaksanaan MXGP 2019 dibatalkan. Sebab Laporan Pertanggungjawaban (LPj) MXGP 2018 yang dihelat di Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen, Kota Semarang masih belum beres.

MXGP 2018 di Sirkuit Mijen Semarang. IMI Jateng menolak kegiatan serupa digelar di tahun 2019. Foto: metrojateng.com

‘’Karena masih banyak masalah, khususnya masalah penerimaan hibah tahun (2018) lalu. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng sebagai penerima dana hibah MXGP 2018, juga tidak merekomendasikan pelaksanaan MXGP 2019, karena laporan pelaksanaan dan penggunaan anggaran tahun lalu (oleh event organizer) belum beres,’’ katanya, Selasa (21/5/2019).

Joko menilai anggaran dana hibah untuk MXGP 2018 jika tidak ada kejelasan LPj, maka bukan tidak mungkin akan menjadi kasus korupsi. Karena itu, dia merekomendasikan agar MXGP 2019 sebaiknya tidak perlu dilaksanakan.

‘’Apalagi alokasi anggaran yang harus disiapkan Pemkot Semarang untuk event ini cukup besar, kurang lebih Rp 14 miliar. Lebih baik digunakan untuk kepentingan masyarakat yang lebih jelas bermanfaat seperti untuk peningkatan infrastruktur dan penanganan masalah banjir,’’ katanya.

Apabila Pemkot Semarang memaksakan MXGP 2019 tetap digelar, lanjut dia, maka masyarakat dan penegak hukum harus ikut memantau anggaran ini.

‘’Ada kesan pelaksanaannya dipaksakan, sebab IMI Jateng sendiri (selaku pihak yang menerima hibah) menolak event tersebut,’’ tegasnya.

Ditambahkan, berdasarkan evaluasi MXGP 2018 lalu, pihaknya juga tidak melihat adanya dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat. Padahal saat itu MXGP menelan biaya hingga Rp 18 miliar dan habis hanya dalam dua hari.

Untuk diketahui, gelaran Motocross Grand Prix (MXGP) 2018 yang dihelat di Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen Kota Semarang masih menyisakan persoalan. Pasalnya pesta balap motor yang melahap uang rakyat dari APBD Kota Semarang senilai Rp 18 miliar itu belum dilakukan LPj.

Meski LPj MXGP 2018 belum beres, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tetap ngotot ingin menggelar event balap Motocross Internasional, MXGP 2019 yang rencananya bakal digelar pada 14 Juli 2019 mendatang. Dana yang akan digunakan kurang lebih Rp 14 miliar dari APBD Kota Semarang. (duh)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.